22 Jalur Evakuasi Segera Dibangun

Tsunami Ancam Warga Pesisir

Selasa, 23 November 2010 – 09:36 WIB
PAIMAN - Mengantisipasi terjadinya tsunami di Pesisir Selatan (Pessel), pada 2011 akan dibangun 22 jalur evakuasiPemkab Pessel akan membangun jalan yang digunakan sebagai jalur evakuasi di 10 kecamatan yang rawan bencana

BACA JUGA: Suhu Lereng Utara Juga Memanas

Jumlah jalur tiap-tiap titik disesuaikan dengan kebutuhan


Pemerintah daerah telah mengusulkan pengalokasian anggaran untuk pembangunan ruas jalan jalur evakuasi pada APBD tahun 2011

BACA JUGA: Bertahan Demi Kepercayaan Selasa Kliwon

Seperti dilansir Padang Ekspres (Grup JPNN), Selasa (23/11), pembangunan jalur evakuasi ini sangat mendesak


Bahkan beberapa daerah yang paling rawan terkena musibah juga tidak memiliki jalan dan lokasi evakuasi

BACA JUGA: Lahar Dingin Seret 2 Warga

Seperti di kecamatan Lengayang, warga meminta pemerintah daerah segera membangun jalan sebagai jalur evakuasiJalan itu akan digunakan bila sewaktu-waktu terjadi bencana besar seperti tsunami.

"Dari 10 kecamatan yang terancam itu,  yang paling merasakan dampak besar adalah kecamatan Lengayang, sebab kecamatan ini berada pada dataran yang luas dan tidak memiliki ketinggian yang bisa dijadikan tempat evakuasi atau pengungsian bila ancaman gempa yang diserta tsunami terjadi," kata Al Firdaus, tokoh masyarakat Lengayang.

Dia menceritakan, ada contoh mengerikan bagi warga Pessel"Peristiwa gempa yang terjadi tanggal 30 September 2009 lalu, merupakan gambaran kepanikan yang bisa dijakan evaluasi bagi pemerintah, sebab saat itu upaya evakuasi yang dilakukan oleh warga terhalang akibat minimnya sarana jalanUntung saat itu tidak disertai tsunami, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dalam bentuk besar," jelasnya.(y/gus/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Malioboro Mulai Ramai di Weekend


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler