23 Orang Terduga Teroris Ditangkap, Jenderal Listyo: Satunya Perakit Bom

Kamis, 01 April 2021 – 02:25 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut inisial pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut jajarannya telah menangkap 23 orang terduga teroris terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi 28 Maret lalu.

"Totalnya sudah 23 orang yang diamankan," kata Jenderal Listyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3) malam.

BACA JUGA: Mabes Polri Diserang, Reza Punya Analisis Tajam, Ada Kalimat Bunuh Diri

Menurut mantan Kabareskrim itu, para terduga teroris tersebut ditangkap di Makassar sebanyak 13 orang.

Selanjutnya lima orang ditangkap di Jakarta dan lima lainnya di Bima, Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Ayahnya Dinilai Berjasa, Franky Ditawari Jenderal Listyo Menjadi Polisi

Jenderal Listyo mengatakan satu dari 13 orang yang ditangkap di Makassar memiliki peran penting.

"Satu orang atas nama inisial W adalah pelaku otak perakit bom," kata Kapolri.

BACA JUGA: Anak Buah AHY Beri Peringatan Serius untuk Kubu Jenderal Moeldoko

Dia pun telah memerintahkan kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror untuk mendalami dan mengusut tuntas tindak pidana terorisme itu.

"Ini akan kami kembangkan dan usut tuntas," ucap Kapolri Jenderal Listyo.

Diketahui aksi bom bunuh diri di Makassar dilakukan pasangan suami istri berinisial LL dan YSF. Kedua pelaku ini tewas dalam kejadian tersebut.

Sementara 19 orang yang berada di sekitar Gereja Katedral Makassar mengalami luka-luka.

Menurut polisi, pasangan suami istri itu tergabung dalam kelompok kajian di Vila Mutiara, Makassar yang merupakan anggota kelompok militan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler