232 Pemda Sudah Cairkan THR, Nilainya Rp 19 Triliun

Sabtu, 25 Mei 2019 – 07:43 WIB
Ilustrasi uang rupiah. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, sebanyak 232 pemerintah daerah (pemda) sudah membayar tunjangan hari raya (THR).

Mereka tersebar di 13 provinsi, 182 kabupaten, dan 37 kota. Dana THR yang telah dicairkan mencapai Rp 19 triliun atau 95 persen dari alokasi dana Rp 20 triliun.

BACA JUGA: Industri Manufaktur Masih Melambat

’’Kami berharap ada multiplier effect yang dihadirkan dari konsumsi ini. Kalau dia beli makanan dan baju baru, nanti efeknya kepada para produsennya dan perdagangan,’’ kata Ani, sapaan akrabnya, Jumat (24/5).

BACA JUGA: Peringatan untuk Perusahaan yang Tak Bagi THR Karyawan, Bersiap Terima Sanksi !

BACA JUGA: Tenaga Honorer di Daerah ini Mendapat THR dan Gaji ke-13

Selain itu, lanjut dia, hal tersebut bergantung situasi keamanan negara.

Ani berharap tidak terjadi lagi kerusuhan maupun kejadian-kejadian yang bisa menahan perputaran uang dari konsumsi rumah tangga.

BACA JUGA: Informasi Penting soal THR bagi PNS Baru Hasil Seleksi 2018

’’Kami ingin situasi politik tetap kondusif. Sehingga confidence dari konsumen akan tetap terjaga,’’ jelasnya.

Menurut Ani, prospek pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini cukup baik.

Selain konsumsi rumah tangga melonjak, aktivitas produksi meningkat karena demand konsumen untuk Lebaran juga naik.

Kondisi itu merupakan momentum pertumbuhan ekonomi yang harus dijaga bersama.

Jika faktor politik dan keamanan mengganggu, hal tersebut bisa menghambat momentum pertumbuhan ekonomi.

Ekonom DBS Indonesia Maysita Crystallin mengatakan, konsumsi rumah tangga pada kuartal II akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

’’Konsumsi tumbuh 5,1–5,2 persen saya kira sudah cukup bagus,’’ ujarnya, Jumat (24/5).

Menurut Sita, inflasi secara keseluruhan akan terkendali pada kuartal kedua tahun ini.

Meski permintaan meningkat karena Ramadan dan Lebaran, hal itu membuat daya beli masyarakat masih bagus.

Kecuali pada beberapa komoditas seperti bawang dan tiket pesawat. Dia memperkirakan ada dorongan yang cukup kuat dari komoditas tersebut kepada inflasi.

Secara keseluruhan, masyarakat akan melakukan pembelian karena kebutuhan bahan makanan dan tiket perjalanan tinggi. (rin/c15/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Saran Gubernur BI soal Harga Tiket Pesawat Jelang Ramadan dan Idulfitri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler