26 Provinsi di Indonesia Terkena Rabies, Ini Kata Bambang Soesatyo

Senin, 28 September 2020 – 21:16 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Kasus rabies yang tersebar di 26 provinsi mendapat perhatian dari Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Bamsoet -panggilannya-, mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk segera mencari tahu penyebab sumber tersebarnya rabies di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Jakarta Harus Bebas Rabies, Bawa Kucing dan Anjing Bunting Peliharaan Anda ke RW Terdekat

"Apakah sumber penularannya dari anjing, monyet, ataupun kucing? Jika iya, segera diberikan vaksin pada hewan-hewan tersebut, juga hewan liar yang sekiranya berpotensi sebagai sumber penularan," jelas Bamsoet dalam keterangan resminya, Senin (28/9).

Dia juga mendorong pemerintah agar bisa mengedukasi masyarakat di 26 provinsi tersebut mengenai pertolongan pertama apabila mereka digigit hewan penular rabies.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Penjual Burung Tiong Emas, Berapa Harganya?

"Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Tular Vektor dan Zoonotik, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan agar pencegahan dan deteksi dini dapat dilakukan," tambah Bamsoet.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau pemerintah, khususnya Direktorat Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dan Direktorat Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Kementan, untuk berkomitmen membasmi endemi rabies di 26 provinsi tersebut.

"Endemis rabies mengalami peningkatan pada tahun 2019 di 22 provinsi, dan pada tahun 2020 ada di 26 provinsi," katanya.

Ia berharap, penularan rabies ini bisa dituntaskan oleh pemerintah, meskipun saat ini mereka tengah fokus dalam menangani pandemi Covid-19.

"Dengan begitu, target pemerintah untuk melenyapkan rabies pada 2030 bisa tercapai," jelasnya. (mcr4/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Dicky Prastya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler