29 April, Jokowi Canangkan Program Sejuta Rumah

Kamis, 23 April 2015 – 17:13 WIB

jpnn.com - JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempercepat pelaksanaan Pencanangan Program Sejuta Rumah untuk masyarakat. Sempat dijadwalkan pada 30 April, program itu dimajukan sehari.

“Tempatnya tetap dipusatkan di Kabupaten Uangaran, Jawa Tengah. Jumlah rumah yang siap digroundbreaking sebanyak 103.135 yang merupakan bagian dari 331.693 unit rumah pada tahap pertama,” ujar Plt Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin dalam keterangan persnya, Kamis (23/4).

BACA JUGA: Daripada Masuk Bui, Menteri Jonan Pilih Dipecat Jokowi

Syarif menambahkan, kegiatan tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo serta para gubernur dari sembilan provinsi yang lokasinya menjadi tempat pencanangan kegiatan secara serentak pada hari sama.

Selain itu, pihaknya juga akan berupaya melakukan dialog melalui video conference dengan para bupati atau walikota yang daerahnya menjadi bagian percontohan program pembangunan sejuta rumah.

BACA JUGA: Danamon Dinobatkan Sebagai Consumer Bank Terbaik

Pelaksanaan kegiatan sengaja dipilih mendekati peringatan Hari Buruh karena pemerintah ingin menunjukkan kepedulian di sektor perumahan. Khususnya, pada masyarakat berpenghasilan rendah seperti para buruh yang banyak bekerja di perusahaan.

Kabupaten Ungaran dipilih menjadi lokasi pencanangan karena menjadi salah satu pusat industri di Jateng. Dengan begitu, para buruh diharapkan bisa memiliki hunian yang layak. Rusunawa yang akan dibangun nantinya juga berdekatan dengan lokasi perusahaan sehingga para buruh bisa menghemat biaya transportasi.

BACA JUGA: H-6, KAI Sediakan Kereta Pengangkut Motor Pemudik

“Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada kegiatan tersebut adalah Ground Breaking Rusunawa bagi para buruh sebanyak dua twin block setinggi lima lantai dengan kapasitas 184 unit kamar. Bangunan Rusunawa tersebut terbagi menjadi dua, yakni tower pertama Rusunawa untuk buruh lajang sebanyak 100 unit kamar ukuran 27 meter persegi. Sedangkan tower kedua untuk buruh yang sudah memiliki keluarga dengan ukuran 36 meter persegi,” tegas Syarif. (esy/jpnn)

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penjualan Sigaret Kretek Tangan Terus Menurun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler