3 Juta Vaksin Bantuan AS Tiba, Syarief Singgung Singapura dan Jepang

Selasa, 13 Juli 2021 – 21:48 WIB
Petugas kargo membongkar vaksin Moderna dari pesawat terbang setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (11/7/2021). ANTARA FOTO/Fauzan

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengomentari hibah dari Amerika Serikat yang tiba di Tanah Air.

Antara lain 3 juta vaksin Moderna, tabung gas dan sejumlah bantuan medis lain.

BACA JUGA: Pangdam XVII Cenderawasih: 2 Prajurit Terluka dalam Baku Tembak

Rencananya Amerika Serikat akan kembali menambah bantuan vaksin Moderna untuk Indonesia.

Komitmen itu disampaikan Senator Tammy Duckworth pada Senin (12/7) kemarin.

BACA JUGA: Mending Hotel-hotel yang Dijadikan RSD COVID-19 Daripada Kompleks Parlemen

Amerika Serikat akan menambah 1,5 juta dosis sehingga total bantuan vaksin mencapai 4,5 juta dosis.

"Saya atas nama pimpinan MPR dari Fraksi Partai Demokrat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan hibah vaksin merek Moderna yang diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat untuk membantu Indonesia dalam penanganan pandemi," ujar Syarief dalam keterangannya, Selasa (13/7).

BACA JUGA: Panglima TNI Mengingatkan 700 Perwira yang Dilantik di Istana Merdeka, Begini

Menurut politikus Partai Demokrat ini, pandemi Covid-19 menuntut kerja sama semua negara untuk saling bergotong-royong.

"Kita memahami bersama pandemi ini mendunia sehingga harus saling bergandengan tangan dan bergotong-royong dengan negara lain untuk memastikan pandemi Covid-19 dapat teratasi secara baik," ucapnya.

Dia juga menyampaikan hubungan baik antara Indonesia-Amerika Serikat harus terus dipupuk sehingga dapat berlanjut pada sektor yang lain.

"Begitu pula hubungan baik dengan Jepang dan Singapura yang telah menyumbang ini harus dijaga dan ditingkatkan."

Harapannya agar hubungan yang saling mendukung tersebut dapat berlanjut di masa yang akan datang dalam rangka pemulihan ekonomi masing-masing negara," katanya.

Dia juga berharap program vaksinasi dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, apalagi beberapa negara telah memberikan bantuan vaksin Covid-19.

"Menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kelompok rentan seperti tenaga medis, tenaga pendidikan, hingga para pelaku UMKM," kata Hasan.

Syarief juga mendesak pemerintah untuk lebih tegas dalam penanganan pandemi Covid-19.

Pemerintah menurut dia sudah mengambil kebijakan PPKM Darurat sehingga dibutuhkan ketegasan di lapangan agar laju penyebaran Covid-19 dapat diputus.

"Beberapa hari terakhir, jumlah kasus harian 47.899 kasus dan ini sangat memprihatinkan sehingga pemerintah harusnya lebih tegas dalam memutus laju penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat," pungkas Syarief Hasan.(Antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler