4 Manfaat Daun Salam Bakar yang Tidak Terduga

Senin, 25 Juli 2022 – 09:02 WIB
Daun Salam. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - DAUN salam tentu sering Anda temui di dapur ibu rumah tangga.

Hal ini karena daun salam sering digunakan sebagai salah satu bumbu yang menambah rasa beberapa hidangan.

BACA JUGA: 4 Manfaat Teh Daun Salam, Nomor 3 Luar Biasa

Daun ini sering digunakan untuk membantu mengatasi insomnia, stres kronis dan memperbaiki mood.

Selain itu, dengan membakar daun salam juga bisa memberikan manfaat untuk kesehatan.

BACA JUGA: 3 Manfaat Daun Salam Bakar, Nomor 2 Bikin Kaget

Daun salam segar agak sulit terbakar, jadi Anda bisa menjemur daun salam segar hingga setengah kering sebelum membakarnya.

Apa saja manfaat membakar daun salam bagi kesehatan? Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

BACA JUGA: 6 Manfaat Daun Salam, Nomor 2 Bikin Kaget

1. Baik untuk pernapasan

Daun salam bakar digunakan sebagai aromaterapi untuk mengatasi pilek dan juga membunuh bakteri di saluran pernapasan.

Daun ini memiliki efek merelaksasi pikiran yang bisa mengurangi peradangan pada pernapasan.

2. Melawan kecemasan

Daun salam memiliki efek menenangkan. Linalool, minyak esensial yang terkandung dalam daun salam berguna untuk menenangkan pikiran dan mengurangi kadar kortisol dalam darah.

Dalam waktu 10 menit setelah mencium aroma daun salam bakar, linalool mulai bekerja.

3. Membuat jantung lebih sehat

Saat mengalami kecemasan, otak mengaktifkan respons untuk melawan atau justru menghindar.

Sistem ini memberikan dampak yang besar terhadap kinerja jantung.

Jantung berdenyut lebih cepat, bahkan membuat otot menjadi tegang.

Asam kafeat dalam daun salam jelas bisa meningkatkan kesehatan jantung.

Senyawa ini juga merupakan antioksidan yang mampu melawan peradangan.

4. Mengurangi rasa lelah

Uap pembakaran daun salam akan memberi efek relaksasi dan ketenangan.

Bagi kamu yang mengalami kelelahan, menghirup aroma daun salam dibakar bisa membuat tubuh lebih tenang dan rasa lelah berkurang.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler