41 Persen Orang Cemas dan Tertekan Setelah Ketagihan Medsos

Rabu, 02 Januari 2019 – 12:45 WIB
Media Sosial. Ilustrasi: Evelyn Graf / ETH Zurich

jpnn.com - MEDIA sosial kini ini telah seolah menjadi kebutuhan wajib bagi penggunanya. Selain berkomunikasi, sosial media juga memberikan beragam fitur yang memudahkan untuk berekspresi dan membagikan aktivitas hidup sehari-hari.

Sosial media juga telah mengubah cara manusia berkomunikasi secara signifikan. Tetapi di balik semua manfaat itu, media sosial jg memengaruhi kesehatan mental manusia.

BACA JUGA: Survei Sasbuzz: Jokowi - KH Ma’ruf Sangat Dominan di Medsos

Berikut ini beberapa cara bahwa media sosial bisa memengaruhi kesehatan mental Anda secara negatif tanpa disadari, seperti dilansir laman Independent, Kamis (27/12).

1. Harga diri

BACA JUGA: Cak Imin: Ghirah Keagamaan di Medsos Sungguh Luar Biasa

Kita semua pasti memiliki rasa ketidakamanan, sebagian yang kita bicarakan secara terbuka dan orang lain yang lebih suka kita simpan sendiri.

Namun, membandingkan diri Anda dengan orang lain di media sosial dengan menguntit foto Instagram mereka yang secara estetis sempurna atau tetap up to date dengan status hubungan mereka di Facebook bisa berbuat sedikit untuk meredakan perasaan Anda tentang keraguan diri.

BACA JUGA: GP Ansor DKI, Jatim, DIY Laporkan Akun Medsos Penebar Fitnah

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Copenhagen menemukan bahwa banyak orang menderita "kecemburuan Facebook".

Ketika kita memperoleh rasa berharga berdasarkan pada apa yang kita lakukan dibandingkan dengan yang lain, kita menempatkan kebahagiaan kita dalam sebuah variabel yang benar-benar di luar kendali kita.

2. Hubungan manusia

Sebagai manusia, sangat penting bagi Anda untuk bisa berkomunikasi dan menjalin hubungan pribadi dengan satu sama lain.

Namun, sulit untuk melakukannya ketika kita terpaku pada layar persegi panjang, menjadi lebih akrab dengan fasad digital teman-teman kita daripada personas kehidupan nyata mereka.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology yang menilai 5.208 subjek menemukan bahwa penggunaan Facebook secara keseluruhan secara teratur berdampak negatif pada kesejahteraan individu.

3. Ingatan

Media sosial bisa sangat bagus untuk melihat kembali kenangan dan menceritakan bagaimana peristiwa masa lalu terjadi.

Namun, medsos juga bisa mengubah cara Anda mengingat tidbits tertentu dari hidup Anda.

Banyak dari kita yang bersalah karena menghabiskan terlalu banyak waktu mencoba untuk mengambil foto sempurna dari keajaiban visual, sementara tidak benar-benar menyerap pengalaman langsung menyaksikannya dengan kedua mata Anda sendiri.

Jika kita mengarahkan semua perhatian kita untuk menangkap gambar terbaik bagi pengikut media sosial kita untuk dikagumi, maka akan lebih sedikit yang akan tersedia untuk menikmati aspek lain dari pengalaman secara real time.

4. Tidur

Dua kali lebih banyak perempuan menggunakan media sosial selama lebih dari 3 jam sehari

Mengalami kecemasan atau iri hati dari apa yang kita lihat di media sosial membuat otak waspada dan mencegah kita tertidur.

Plus, cahaya dari perangkat seluler yang hanya beberapa inci dari wajah Anda bisa menekan pelepasan melatonin, hormon yang membantu kita merasa lelah.

Coba tetapkan sendiri aturan ketat untuk tidak menggunakan ponsel Anda setidaknya selama 40 menit hingga satu jam sebelum tidur dan lihat apakah itu membuat perbedaan pada kualitas tidur Anda.

5. Rentang perhatian

Bukan hanya otak bawah sadar Anda yang perlu Anda khawatirkan, tetapi juga sejauh mana otak Anda bisa sepenuhnya berkonsentrasi ketika Anda terjaga.

6. Kesehatan mental

Tidak hanya media sosial telah terbukti menyebabkan ketidakbahagiaan, tetapi juga bisa menyebabkan perkembangan masalah kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi ketika digunakan terlalu sering.

Pada Maret lalu, dilaporkan bahwa lebih dari sepertiga dari Generasi Z dari survei terhadap 1.000 orang menyatakan bahwa mereka berhenti dari media sosial untuk selamanya karena 41 persen menyatakan bahwa platform media sosial membuat mereka merasa cemas, sedih atau tertekan.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jangan Sampai Generasi Milenial Dikendalikan Media Sosial


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler