5 Berita Terpopuler: Jenderal Polisi Turun Tangan, TNI-Polri Tembak Mati Ali Kalora

Selasa, 21 September 2021 – 06:22 WIB
Pencarian Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah oleh Tim Satuan Tugas Madago Raya. Ilustrasi Foto: ANTARA/HO/ (Dokumentasi Satgas Madago Raya)

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Senin (11/9) tentang berita terpopuler soal Seorang Jenderal Polisi turun tangan soal pemukulan Muhammad Kece, Abdul Rachman Thaha angkat bicara soal sikap TNI-Polri yang menembak mati Ali Kalora. Simak selengkapnya!


Jangan lupa ya! tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Bu Nurul Beberkan Info Mengkhawatirkan, Letjen Dudung Jangan Asal Bicara

1. Usai Membaca Surat Terbuka Napoleon Bonaparte, Aziz Yanuar: Saya Iri

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) Aziz Yanuar mengaku sudah membaca surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte yang berisi pengakuan dan alasan dirinya menganiaya Muhammad Kece di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Fakta Mengerikan Komandan KKB, Muhammad Kece Dihajar hingga Pingsan

Aziz Yanuar terang-terangan mengaku sangat iri dengan perbuatan yang dilakukan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu.

“Saya iri dan salut sama beliau (Napoleon) dalam hal ini,” ujar Aziz Yanuar kepada JPNN, Senin (20/9).

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kombes Yusri Membeber Fakta, KKB Tewas dalam Operasi TNI-Polri

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

Usai Membaca Surat Terbuka Napoleon Bonaparte, Aziz Yanuar: Saya Iri


2. Muhammad Kece Dihajar Irjen Napoleon, Jenderal Polisi Ini Turun Tangan

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan telah memeriksa petugas Rutan Bareskrim yang diduga lalai menjalankan tugas sehingga terjadi penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

Penyidikan terkait dengan peristiwa penganiayaan terhadap tersangka dugaan tindak pidana penistaan agama Muhammad Kece telah dilakukan oleh Dittipidum dan Divisi Propam Polri.

"Propam Polri juga telah memeriksa petugas jaga tahanan yang diduga tidak melaksanakan tugas dengan baik sehingga terjadi penganiayaan di dalam sel tahanan," kata Ferdy Sambo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

Muhammad Kece Dihajar Irjen Napoleon, Jenderal Polisi Ini Turun Tangan

3. Muhammad Kece Babak Belur, Irjen Napoleon Memberi Perintah, Terjadi Hal Menjijikkan

Pihak Bareskrim Polri mengonfirmasi tindakan Irjen Pol Napoleon Bonaparte (NB) menghajar tersangka kasus dugaan penistaan agama Muhammad Kece di dalam rumah tahanan (rutan).

Irjen Napoleon tidak sekadar menghajar Muhammad Kece hingga babak belur, tetapi juga melumuri korban dugaan penganiayaan itu dengan kotoran manusia.

Tindakan Napoleon dikonfirmasi oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (29/9) malam.

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

Muhammad Kece Babak Belur, Irjen Napoleon Memberi Perintah, Terjadi Hal Menjijikkan

4. 4 Versi Muhammad Kece Dihajar Napoleon Bonaparte, Pendeta Saifuddin Ungkap Kronologis

Peristiwa penganiayaan terhadap tersangka kasus ujaran kebencian dan penistaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kece yang melibatkan Irjen Napoleon Bonaparte di rutan Bareskrim Polri, tengah jadi sorotan publik.

Kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan yang dilayangkan Muhammad Kece pada 26 Agustus 2021 perihal penganiayaan.

Laporan itu teregister dengan nomor LP Nomor 0510/XIII/2021/Bareskrim, atas nama pelapor Muhamad Kosman.

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

4 Versi Muhammad Kece Dihajar Napoleon Bonaparte, Pendeta Saifuddin Ungkap Kronologis


5. Ali Kalora Ditembak Mati TNI-Polri, Abdul Rachman Thaha Angkat Bicara

Anggota DPD RI Abdul Rachman Thaha angkat bicara menanggapi keberhasilan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya menembak mati pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso Ali Ahmad alias Ali Kalora, Sabtu (18/10).

"Sebagai wakil rakyat yang sekaligus putra daerah Sulawesi Tengah, saya jelas bersyukur atas keberhasilan operasi TNI dalam memburu Ali Kalora," ucap Rachman kepada JPNN.com, Minggu (19/9).

Senator yang beken disapa dengan inisial ART itu juga ingin mengapresiasi ketangguhan masyarakat di sekian banyak kabupaten di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Baca selengkapnya, klik link di bawah ini:

Ali Kalora Ditembak Mati TNI-Polri, Abdul Rachman Thaha Angkat Bicara

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Info Penting dari BKN Terungkap, KPK Gelar OTT, Honorer Kaget


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler