5 Berita Terpopuler: NIP PPPK Masih Misterius, Edy Rahmayadi Beraksi, Ada 21 Aplikasi Jahat

Selasa, 27 Oktober 2020 – 07:00 WIB
Para honorer K2 mendesak pemerintah segere menerbikan NIP PPPK hasil seleksi tahap pertama Februari 2019. Foto: dok pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, semoga semuanya dalam keadaan sehat selalu. Jangan lupa ya pakai masker saat bepergian dan jaga kebersihan diri selalu. Inilah lima berita terpopuler di JPNN.com hingga pagi ini: 

 

BACA JUGA: Apes! Penjambret Pesepeda Terciduk di Menteng, Nih Tampangnya

1. Ada 21 Aplikasi Jahat di Smartphone Android

Perusahaan keamanan siber Avast telah menemukan adanya bahaya adware di aplikasi Android.

BACA JUGA: Libur Panjang, Siap-Siap Ada Tes Covid-19 Acak di Lokasi Wisata

Avast menyarankan agar pengguna Android menghapus aplikasi berbahaya itu.

Perusahaan tersebut mengklaim menemukan 21 aplikasi Android yang dianggap terinfeksi adware jahat.

BACA JUGA: Ganjar: Kita Tidak Menggantikan Darah, Tetapi Bisa Memberikan Penghormatan dan Penghargaan untuk Mereka

Sebagian aplikasi bahkan cukup populer di kalangan pengguna.

Baca selengkapnya, klik link di bawah :

Buruan Hapus, Ada 21 Aplikasi Jahat di Smartphone Android

 

2. Edy Rahmayadi: Cari Orangnya Itu

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberi perhantian khusus terhadap kasus penyerangan tim Satgas Covid-19 Mebidang saat melakukan operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 di Komplek Brayan Trade Centre, Jalan Serbaguna Helvetia, Labuhan Deli, Deliserdang, pada Rabu (21/10) malam.

Mantan Pangkostrad itu akan menelusuri sosok pemilik tempat judi tembak ikan di sana. Edy mengaku ingin tahu siapa orang yang berani membuka judi di tengah pandemi Covid-19 ini.

Apalagi, sampai berani melakukan penyerangan terhadap Satgas Covid-19 yang tengah melakukan razia protokol kesehatann.

Baca selengkapnya, klik link di bawah :

Edy Rahmayadi: Cari Orangnya Itu, Saya Pengin Tahu Siapa Pemiliknya

 

3. Moeldoko Tidak Mau, Sekarang Tinggal Agung Firman Sampurna dan Ari Wibowo

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan tidak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP PBSI periode 2020-2024.

Hal itu sekaligus juga menolak pinangan para legenda bulu tangkis Indonesia.

Selengkapnya, klik link di bawah :

Moeldoko Tidak Mau, Sekarang Tinggal Agung Firman Sampurna dan Ari Wibowo

 

4.  Jenderal Idham Azis Mengganti 4 Kapolres, Ini Daftar Namanya

Kapolri Jenderal Idham Azis mengganti empat kapolres di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

Penggantian empat kapolres berdasar Surat Telegram Kapolri Nomor ST/ 2934 dan 2935/ X/ KEP/ 2020 tanggal 13 Oktober 2020 tentang Pemberitahuan Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Lingkungan Polri.

Baca selengkapnya, klik link di bawah ini :

 Jenderal Idham Azis Mengganti 4 Kapolres, Ini Daftar Namanya

 

5.Ketum ADKASI: Pak Jokowi Harus Turun Tangan

Ketua umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said mendesak Presiden Joko Widodo untuk turun tangan menyelesaikan masalah honorer K2 yang lulus PPPK (Pegawal Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Pasalnya, para pembantu presiden dinilai lambat menyelesaikan masalah pengangkatan honorer K2 menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca selengkapnya, klik link di bawah ini :

Lamanya NIP PPPK, Ketum ADKASI: Pak Jokowi Harus Turun Tangan

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler