5 Fakta Terbaru 4 Mayat di Citra 1 Kalideres, Ada Titik Terang, Poin Terakhir Bikin Dahi Mengernyit

Kamis, 17 November 2022 – 08:10 WIB
Petugas Puslabfor Mabes Polri memeriksa rumah tempat penemuan 4 mayat dalam satu keluarga di Perumahan Citra 1 Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (13/11/2022). Foto: ANTARA/Walda

jpnn.com - JAKARTA - 5 Fakta Terbaru 4 Mayat di Citra 1 Kalideres, Ada Titik Terang, Poin Terakhir Bikin Dahi Mengernyit.

Polisi belum membuat kesimpulan penyebab kematian empat orang dalam satu keluarga di Perumahan Citra 1 Kalideres, Jakarta Barat.

BACA JUGA: Kasus 4 Mayat di Perumahan Citra 1 Kalideres, Kombes Hengki Ungkap Fakta Terbaru

Empat mayat dalam satu keluarga ditemukan rumah yang beralamat di Blok AC5 Nomor 7, Perumahan Citra 1, Kecamatan Kalideres, pada Kamis (10/11) malam.

Identitas empat korban, yakni inisial RY (71), RN (68), DF (42), dan BG (69).

BACA JUGA: 4 Fakta Terbaru Heboh 4 Mayat di Perumahan Citra 1 Kalideres, Fokus ke-4, juga Misteri

Berikut fakta-fakta terbaru dan perkembangan pengusutan kasus penemuan 4 mayat dalam 1 keluarga tersebut:

1. Polisi Mengerahkan Tim Forensik Gabungan

Tim forensik gabungan dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap empat jenazah warga Kalideres di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (16/11).

BACA JUGA: 4 Mayat 1 Keluarga di Perumahan Citra 1 Kalideres, Anwar Abbas: Ungkap Sejujur-Jujurnya

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Kombes Hengki Haryadi menyebutkanpemeriksaan jenazah melibatkan tim dokter forensik dari Pusdokkes Polri dan ahli forensik dari Universitas Indonesia (UI).

Kombes Hengki menjelaskan pemeriksaan itu dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian 4 orang dalam satu keluarga tersebut.

Pemeriksaan juga melibatkan pakar medikolegal forensik, kemudian patologi anatomi, psikologi, psikiatri forensik, ahli DNA, dan ahli lainnya.

"Hari ini memadukan temuan yang ada di TKP dengan melihat kembali kondisi jenazah yang sampai saat ini ada (di RS Polri Kramat Jati)," ujar Hengki Haryadi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta, Rabu.

Kombes Hengki berharap melalui pemeriksaan yang dilakukan tim dokter forensik gabungan ini dapat membantu penyidikan jajaran Polda Metro Jaya untuk mengungkap penyebab kematian keempat korban.

2. Tidak Mau Terburu-buru Menyimpulkan Penyebab Kematian

Polda Metro Jaya tidak terburu-buru mengambil kesimpulan terkait penyebab kematian 4 orang dalam satu keluarga di Perumahan Citra 1 Kalideres.

"Kita (penyidik) tidak boleh ambil kesimpulan prematur. Harus komprehensif, ini kita bersama-sama dibantu oleh para ahli," kata Kombes Hengki Haryadi.

Semua aspek telah diselidiki oleh penyidik dengan bantuan para ahli di berbagai bidang.

Para ahli yang dilibatkan penyidik dalam investigasi kasus tersebut antara lain pakar forensik medis, ahli patologi anatomi, ahli toksikologi, ahli DNA dan pakar dari bidang lainnya.

Para pakar tersebut dilibatkan penyidik untuk secara akurat menentukan penyebab kematian dan motif tewasnya satu keluarga tersebut demi membuka tabir dibalik kasus tersebut.

3. Polda Metro Gandeng Apsifor

Polda Metro Jaya menggandeng Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) guna menyelidiki penyebab kematian 4 orang dalam satu keluarga di Perumahan Citra 1 Kalideres.

Kombes Hengki mengatakan, psikologi forensik yang akan mempelajari secara komprehensif terhadap empat jenazah.

Kerja sama itu dilakukan guna mengetahui penyebab utama dan motif tewasnya satu keluarga tersebut.

Tidak hanya itu, beberapa dokter forensik dari berbagai rumah sakit juga ikut terlibat dalam penyelidikan kasus ini. Antara lain dari RS Polri Kramat Jati, Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) hingga Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

4. Polisi Menemukan Beberapa Bukti Baru, Titik Terang

Dari hasil pemeriksaan kolaborasi itu, Kombes Hengki dan jajaran menemukan beberapa bukti baru yang mengerucutkan motif tewasnya satu keluarga tersebut.

Bukti baru itu pula yang mematahkan dugaan tewasnya satu keluarga yang sempat beredar di masyarakat. Salah satu contohnya soal kabar aksi perampokan di rumah tersebut.

"Ternyata ini kita (penyidik) memperoleh beberapa kemajuan atau titik terang dari penyelidikan ini. Salah satunya terkait motif, kita bisa patahkan beberapa motif, kita masih perlu pendalaman lagi," kata Kombes Hengki di TKP Perumahan Citra 1 Kalideres, Rabu.

Hengki belum bisa menjelaskan dengan rinci motif dan bukti yang terkuak berdasarkan hasil pemeriksaan sementara.

Dia hanya meminta masyarakat untuk bersabar dan menyerahkan proses penyidikan kepada Kepolisian agar seluruh fakta terungkap.

5. Tumpukan Sampah di Dalam Rumah

Polda Metro Jaya menemukan bukti baru berupa tumpukan sampah makanan di dalam rumah korban.

"Sore hari ini (Rabu, 16/11) kita temukan gunungan sampah yang ada di dalam. Jadi bisa kita asumsikan sementara, nanti ahli yang akan menjelaskan," kata Kombes Hengki Haryadi di lokasi rumah korban, Rabu.

Sampah bekas makanan dan beberapa barang lain tersebut ditemukan di ruangan belakang rumah korban.

Hengki mengatakan, penemuan sampah makanan ini bisa menimbulkan kesimpulan baru dari penyidikan kasus tersebut.

"Ahli yang akan menjelaskan kenapa kok buang sampahnya di dalam rumah, tidak keluar. Artinya ini menunjukkan yang bersangkutan dengan tetangga dan lain sebagainya, apakah sifatnya ini mengurung diri dan lain sebagainya," kata Kombes Hengki.

Penyidik juga menemukan bukti lain yang dapat mengerucutkan kesimpulan motif tewasnya satu keluarga ini.

Namun, Kombes Hengki belum bisa menjelaskan hal tersebut ke publik.

"Ternyata ini kita memperoleh beberapa kemajuan atau titik terang dari penyelidikan ini. Salah satunya terkait motif, kita (polisi) bisa patahkan beberapa motif, kita masih perlu pendalaman lagi," kata Kombes Hengki.

Kronologis Penemuan 4 Mayat di Citra 1

Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi penemuan empat jenazah itu dari Polsek Kalideres sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (10/11).

Saat itu, Polsek mendapatkan informasi awal dari ketua RT yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah.

Setelah memeriksa sumber baru tersebut, warga mendapati ada empat jenazah di dalam rumah tersebut.

Laporan itu diteruskan ke Polsek Kalideres dan dilanjutkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce menyebutkan, setelah menerima laporan dari Ketua RT di Perumahan Citra 1 Kalideres, pihaknya menuju tempat kejadian perkara (TKP).

"Bersama dengan polisi, Ketua RT akhirnya memaksa masuk ke dalam rumah tersebut," katanya di Jakarta, Jumat.

Saat polisi dan Ketua RT memasuki rumah itu, kondisi pagar dan pintu utama rumah terkunci.

Ketika pintu utama dibuka, petugas mendapati empat mayat di tiga ruangan berbeda yakni ruang tamu, kamar tengah dan ruang belakang. (antara/sam/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler