5 Tahun Masuk DPO, Penembak Rombongan Tito Karnavian Ditangkap Saat Menuju ke Pasar

Jumat, 23 Juli 2021 – 12:43 WIB
Anggota KKB berinisial OW alias UT saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Puncak Jaya, Kamis (22/7).Foto: Kasat Reskrim Puncak Jaya - diambil dari Ceposonline

jpnn.com, PUNCAK JAYA - Pelarian Osimin Wenda (OW) alias Usimin Telenggen (UT) berakhir.

Pria 30 tahun yang merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu ditangkap Satgas Nemangkawi di Wandigobak, Puncak Jaya, Papua, Kamis (22/7).

BACA JUGA: Prajurit TNI Membekuk 5 Anggota KKB di Kabupaten Puncak

Cenderawasih Pos melansir, OW alias UT yang selama lima tahun belakangan ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu ditangkap saat menuju ke pasar.

Penangkapan OW alias UT yang berstatus narapidana di Lapas Abepura itu dilakukan setelah tim mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sedang turun ke kota dan menuju ke pasar dengan menggunakan kendaraan roda dua sekitar pukul 11.25 WIT.

BACA JUGA: Tito Karnavian: Anak-Anak Muda, Sudahlah, Tidak Perlu Dulu Bedalu-dalu

Dari informasi tersebut, tim langsung bergerak dan memberhentikan pelaku di Kampung Wandigobak.

Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faisal Ramadhani menyebutkan, OW menjalani interogasi awal di Mapolres Puncak Jaya.

BACA JUGA: Ditangkap Satgas Nemangkawi, Ketua KNPB-OPM Merauke Ternyata Penyebar Hoaks

"Pelaku mendapatkan vonis seumur hidup tahun 2014 dan kemudian kabur dari Lapas Abepura," kata Faisal kepada Cenderawasih Pos.

Adapun aktivitas OW yang memiliki nama lain Ustel Bin Laden diketahui seringkali melakukan pemalangan terhadap para sopir truk yang melintas di jalan baru menuju Philia.

OW pernah terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime pada November 2012. Ia juga terlibat dalam penembakan rombongan Tito Karnavian, saat Tito menjabat sebagai Kapolda Papua.

"Atas beberapa aksi yang dilakukan, pelaku sebelumnya ditangkap oleh Timsus Polda Papua pada 15 Juli 2013. Namun, yang bersangkutan kabur dari Lapas Abepura terhitung pada 8 Januari 2016,” katanya.

OW juga diduga terlibat dalam penembakan tukang ojek bernama Yanmar di Kampung Popome, Kabupaten Puncak Jaya pada tahun 2018. Dia juga terlibat dalam kontak tembak dengan personel Ops Nemangkawi di Kampung Popome tahun 2018. (fia/nat)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler