5 Trik Mengubah Makanan Cepat Saji Supaya tak Berlebihan

Senin, 22 Januari 2018 – 09:01 WIB
Fast Food. Foto IST

jpnn.com - Kesibukan sehari-hari membuat orang sering memilih makanan cepat saji untuk disantap.

Selain tersedianya layanan antar yang memudahkan, restoran makanan cepat saji kerap menawarkan beragam menu yang nikmat dan menggugah selera.

BACA JUGA: Ingin Singkirkan Lemak di Perut? Cobalah Cara Mudah ini

Namun, makanan cepat saji tidak bisa dikonsumsi setiap hari. Kandungan kalori, lemak trans (lemak jenuh), serta kadar garamnya yang tinggi membuat makanan cepat saji lebih baik dihindari daripada dikonsumsi.

Meski begitu, hal tersebut tampak lebih mudah diucapkan daripada dipraktikkan, terutama bila Anda adalah pencinta makanan cepat saji. Eits, jangan khawatir dulu, Anda tetap bisa menikmati makanan cepat saji dengan cara yang sehat di bawah ini:

BACA JUGA: Berapa Batas Usia Aman Mengonsumsi Fast Food?

1. Pilih menu panggang.

Bila restoran yang Anda pilih menawarkan beberapa menu, sebisa mungkin pilihlah menu panggang. Dengan begitu, Anda mengurangi asupan lemak trans akibat makanan yang digoreng.

BACA JUGA: Suka Makan Fast Food? Hati-hati 4 Penyakit ini Mengintai

2. Pilih menu porsi kecil.

Umumnya restoran makanan cepat saji menyajikan menu dalam berbagai ukuran. Untuk itu, pilihlah porsi kecil. Sebagai contoh, ayam goreng bagian dada mengandung 400 kalori, sementara bagian paha atas mengandung 250 kalori dan bagian sayap mengandung 170 kalori. Dengan memilih bagian paha atas atau sayap, Anda telah memangkas setidaknya 150 kalori.

3. Makanan pendamping (side dish) yang lebih sehat.

Tidak hanya makanan utama, restoran makanan cepat saji pun sering menawarkan makanan pendamping. Anda bisa memilih salad dibanding kentang goreng. Dengan bijak memilih makanan pendamping, Anda bisa mengontrol jumlah kalori yang masuk.

4. Pilih menu tinggi serat dan rendah lemak.

Hal ini tampak sulit dipraktikkan saat mengonsumsi makanan cepat saji. Padahal sebenarnya sederhana dan mudah dilakukan. Sebagai contoh, bila terdapat beberapa pilihan roti hamburger, pilihlah yang berbahan roti gandum. Demikian pula dengan sandwich, sebisa mungkin pilih roti gandum.

Sementara untuk menghindari lemak trans berlebih, hindari makanan yang digoreng dan mengandung produk susu tinggi lemak, seperti saus mayones. Saat Anda hendak menyantap salad, hindari penambahan saus atau gunakan saus rendah lemak.

5. Pilih minuman yang sehat.

Untuk pilihan minuman, hindari minuman bersoda ataupun produk susu seperti milkshake saat Anda menikmati makanan cepat saji. Minuman-minuman tersebut mengandung gula yang tinggi dan berpotensi memicu berbagai penyakit, salah satunya diabetes melitus, pada kemudian hari. Pilihan terbaik adalah air mineral.

Ingat, yang paling baik bagi kesehatan adalah tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Namun, bila Anda sedang ingin makanan cepat saji, beberapa trik tersebut bisa diterapkan untuk menjadikannya lebih sehat.(RS/RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Makanan ini Membuat Anda Jadi Bad Mood


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler