6 Khasiat Cuka Sari Apel, Bantu Atasi Penyakit Ini

Rabu, 29 Maret 2023 – 04:21 WIB
Ilustrasi cuka sari apel. Foto: Ist/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - CUKA sari apel sering Anda temukan di dapur ibu rumah tangga yang digunakan untuk berbagai hal.

Namun, apa sebenarnya cuka sari apel itu? Apel segar dihancurkan dan disimpan dalam tong kayu dewasa di mana mereka dibiarkan berfermentasi secara alami.

BACA JUGA: 3 Manfaat Cuka Sari Apel, Sembelit Kabur

Proses fermentasi alami meningkatkan kualitas apel yang dihancurkan, yang membuatnya berbeda dari cuka yang disuling dan disuling.

Saat jus fermentasi dari apel yang dihancurkan matang, cuka sari apel terbentuk di mana busa bakteri keruh seperti jaring laba-laba terbentuk.

BACA JUGA: 7 Manfaat Terong, Cegah Timbulnya Penyakit Ganas Ini

Busa ini terlihat dalam cahaya dan disebut "ibu" cuka.

Cairan kaya, kecoklatan, berbusa ini ditambahkan ke cuka lain untuk mempercepat proses pematangan sehingga cuka sari apel dibuat lebih banyak.

BACA JUGA: Tips dan Resep Membuat Minuman Cuka Sari Apel yang Lezat

Cuka sari apel (ACV) adalah zat alami, efektif, melawan bakteri yang mengandung banyak mineral penting seperti kalsium, kalium, magnesium, fosfor, natrium, belerang, silikon, klorin, tembaga, besi, dan fluor.

ACV juga tinggi vitamin B1, B2, B6, C, biotin, asam folat, asam pantotenat, dan niasin.

Vitamin dan mineral ini sangat penting untuk menjaga kesehatan manusia dan bebas dari berbagai penyakit.

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Curejoy.com.

1. Penurunan Berat Badan

Cuka sari apel (ACV) telah digunakan sebagai obat rumahan untuk menurunkan berat badan sejak berabad-abad.

Konsumsi 2 sendok teh ACV dengan segelas air sebelum makan terbukti bisa menurunkan berat badan secara bertahap.

2. Bau Badan

Menyeka ketiak dengan bola kapas yang dibasahi ACV murni sekali di pagi hari setiap hari menghilangkan bakteri penyebab bau dari area tubuh tersebut.

Untuk menghilangkan bau kaki, tambahkan cangkir ACV ke dalam air hangat dan rendam kaki Anda dalam campuran tersebut selama 15 menit setiap minggu.

3. Bau Mulut

ACV terbukti bermanfaat untuk menghilangkan bau mulut juga. Tambahkan 2 sendok teh ACV ke dalam secangkir air dan gunakan campuran tersebut untuk berkumur di mulut Anda selama 10 detik setiap kalinya.

Keluarkan larutan dan ulangi sampai cangkir kosong. Biasakan untuk mengulanginya setiap hari dan bilas mulut Anda setelah berkumur karena ACV yang asam dapat merusak enamel gigi.

4. Masalah Kulit dan Infeksi

ACV secara alami bisa menyembuhkan jerawat. Buat larutan ACV dan air dengan menambahkan 2 sendok makan ACV ke delapan ons air.

Celupkan bola kapas ke dalamnya dan tekan dengan lembut pada jerawat. Ini akan membantu mengurangi infeksi dan mengeringkan peradangan.

Kandungan sulfur dalam ACV membantu melawan efek penuaan dan mengobati bintik-bintik penuaan.

Oleskan larutan 2 sendok teh ACV dan 1 sendok teh jus bawang setiap hari ke area kulit yang gelap. Ini akan membantu memudarkan bintik-bintik hanya dalam waktu 2 minggu.

5. Masalah Pencernaan

Jika Anda mengalami sakit mag, minumlah 2 sendok makan ACV dengan segelas air tiga kali sehari, sebelum makan.

Ini juga mengurangi masalah yang berhubungan dengan sembelit. Faktanya, meminum larutan ini juga mengurangi gejala diare secara luas.

6. Diabetes

ACV terbukti efektif mengatur kadar gula darah yang tinggi, sehingga sering digunakan dalam pengobatan penyakit diabetes juga.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler