6 Makanan Sehat yang Bisa Menaikkan Gula Darah Penderita Diabetes

Jumat, 31 Maret 2023 – 02:08 WIB
Apel. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - DIABETES merupakan salah satu penyakit yang kini bisa menyerang siapa saja, bahkan anak-anak.

Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi diminta untuk menghindari sebagian besar makanan cepat saji, makanan berkalori tinggi, dan diminta untuk makan dalam porsi yang terkontrol.

BACA JUGA: 4 Manfaat Teh Madu, Bikin Gula Darah Ambyar

Namun, apa yang terjadi ketika Anda menemukan bahwa kadar gula darah kamu tinggi meskipun Anda telah melakukan diet sehat?

Kemungkinannya adalah Anda tanpa sadar mengonsumsi makanan tinggi gula dan pati dengan alasan "sehat".

BACA JUGA: 10 Buah Ini Bikin Gula Darah Penderita Diabetes Tetap Terkendali

Berikut adalah daftar makanan sehat yang mungkin ingin Anda batasi atau hindari jika mengkhawatirkan gula darah, seperti dikutip laman Curejoy.com.

1. Sayuran Bertepung

Sayuran bergizi dan harus disertakan dalam setiap makanan sehat, tetapi jika Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi, sebaiknya hindari yang tinggi pati dan karbohidrat.

BACA JUGA: Resah Tidak Bisa Tidur Nyenyak, Coba Konsumsi 7 Makanan Ini

Menurut American Diabetes Association, ubi, pisang raja, kentang, labu, acorn squash, butternut squash, dan jagung adalah sayuran yang meningkatkan kadar glukosa darah.

Selain sayuran ini, bit dan beberapa jenis kacang-kacangan juga bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

2. Buah Tinggi Fruktosa

Buah sangat bagus terutama sebagai pilihan makanan penutup bagi orang yang tidak ingin mengambil risiko terlalu banyak menambahkan gula.

Meskipun sebagian besar buah aman untuk kadar gula darah, disarankan untuk membatasi asupan buah tinggi fruktosa seperti apel, ceri, mangga, semangka, dan pir.

Selain itu, penting untuk diperhatikan bahwa saat buah dikeringkan, konsentrasi gulanya meningkat.

Oleh karena itu selalu pilihlah buah segar daripada buah kering bila tersedia pilihan.

3. Madu dan Nektar Agave

Banyak orang menggunakan madu atau agave nektar sebagai pengganti gula putih biasa.

Namun, ternyata beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam menggunakannya sebagai alternatif.

Baik madu maupun gula biasa memiliki efek yang hampir sama terhadap kadar gula darah dan ini, tentu tidak aman untuk penderita diabetes.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah pemanis ini mungkin mengandung lebih banyak karbohidrat daripada gula biasa dan penting untuk dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

4. Jus Buah

Menurut Harvard T.H. Sekolah Kesehatan Masyarakat Chan, jus buah mengandung vitamin, tetapi tinggi kalori dari gula buah pekat, jadi konsumsilah tidak lebih dari satu gelas kecil (empat hingga enam ons) sehari.

Jika Anda sedang ingin makan buah, nikmatilah sepotong buah utuh yang jauh lebih rendah gula daripada yang setara dengan jusnya dan mengandung manfaat tambahan serat.

5. Makanan Olahan Karbohidrat Tinggi

Studi telah menemukan bahwa makanan olahan bisa berkontribusi pada perkembangan diabetes tipe 2.

Menurut American Diabetic Association, penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia lezat dalam makanan olahan yang disebut produk akhir glikasi lanjut (AGEs) bisa memicu peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh, merusak jaringan dan menyebabkan resistensi insulin.

Menghentikan sepenuhnya makanan olahan mungkin tidak mudah dilakukan.

Namun, jika Anda memiliki gula darah tinggi, disarankan agar kamu menghilangkan makanan olahan berkarbohidrat tinggi dari menu Anda.

6. Yoghurt Manis atau Beraroma

Yoghurt adalah camilan berprotein tinggi yang bagus untuk penderita diabetes asalkan rendah lemak dan tanpa rasa.

Yoghurt rasa mengandung banyak kalori dan tambahan gula meskipun diklaim sebagai rasa buah.

Jika Anda mengkhawatirkan gula darah Anda, pastikan kamu mengonsumsi yoghurt tawar.

Poin ekstra jika itu organik atau buatan sendiri.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler