6 Penyebab Harga Properti Selalu Naik

Senin, 27 Maret 2017 – 03:23 WIB
Ilustrasi perumahan. Foto: Kaltim Post/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Assistant Vice President Strategic Marketing Agung Podomoro Land Agung Wirajaya mengatakan, ada enam penyebab investasi properti lebih menjanjikan.

Pertama, faktor luas tanah yang tak bertambah. Di sisi lain, ebutuhan terhadap tempat tinggal terus bertambah dari tahun ke tahun.

BACA JUGA: Podomoro Tawarkan Superblok Berkonsep Eco Living

“Namun, supply tanah di muka bumi tidak bertambah. Oleh karena itu, sesuai dengan hukum supply and demand, situasi tersebut membuat kenaikan kebutuhan dan harga-harga properti dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Kedua, jumlah penduduk terus bertumbuh. Jumlah populasi manusia yang terus membengkak tidak dibarengi dengan perluasan tanah.

BACA JUGA: Unik, Agung Podomoro Bangun Apartemen di Pegunungan

Ketiga, faktor inflasi. Setiap tahun terjadi inflasi. Meski persentasenya berbeda-beda, tetapi memengaruhi sektor-sektor lain.

Misalnya, tingkat suku bunga, percepatan kredit pinjaman, harga bahan bakar, harga-harga kebutuhan pokok, dan properti.

BACA JUGA: Suku Bunga KPR Terendah Sepanjang Sejarah

Keempat, kenaikan harga bahan dasar properti.

“Seperti harga-harga kebutuhan lain, inflasi juga turut menaikkan harga bahan-bahan dasar bangunan setiap tahun. Seperti harga pasir, semen, batu bata, kayu, cat, dan lain-lain. Akumulasi kenaikan harga-harga bahan dasar bangunan itu ikut menaikkan harga properti setiap tahun,” imbuhnya.

Kelima, faktor pertumbuhan kelas menengah. Setiap negara sedang giat membangun.

Hasil dari pembangunan itu adalah meningkatnya jumlah kelas menengah.

Mereka rata-rata mempunyai pendidikan yang baik dan memiliki penghasilan yang stabil.

Keenam, adanya peningkatan industri dan lapangan kerja. Properti secara umum dibagi menjadi dua, yakni residensial (hunian) dan komersial (sarana bisnis).

“Jika industri di suatu wilayah berkembang, akan meningkatkan kebutuhan properti komersial yang selanjutnya juga akan menaikkan tenaga kerja. Harga-harga properti kemudian akan melonjak sesuai permintaan, termasuk properti residensial” ujarnya. (dni)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemenpupera Minta Daerah Lain Tiru Pemprov Sulsel


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler