6 Titik Geopark Ciletuh yang Wajib Dijelajahi

Selasa, 28 Juni 2016 – 10:24 WIB
Ciletuh Geopark Sukabumi. Foto: jabar.pojoksatu

jpnn.com - CILETUH – Geopark Ciletuh ini pernah diseminarkan di Balairung, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar bersama komunitas alumni ITB Bandung tahun 1981. Banyak peserta seminar itu yang antusias dengan Ciletuh, sebuah potensi geopark yang merupakan patahan dari hasil pergerakan lempeng bumi. 

“Indah betul Ciletuh, ada laut, ada sawah dan ladang, lalu ada air terjun dari gunung dan hutan. Lengkap sudah semua kekuatan keindahan alam diborong semua,” papar Menpar Arief  Yahya, di Jakarta.

BACA JUGA: Menpar: Madura Kaya Destinasi Coastal Zone!

Setelah Seminar itu, Ciletuh yang berada di Kabupaten Sukabumi itu terus menjadi bahan perbincangan. Kesimpulannya, lokasiini harus dikembangkan menjadi destinasi Pariwisata yang kuat. Namun, itu semua terkait dengan komitmen CEO-nya, atau keseriusan pemerintah daerahnya. Apakah mereka siap? “Itulah yang harus didorong,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Agar bisa merasakan seperti apa keindahan alam Ciletuh, ada baiknya meluangkan sedikit waktu untuk keliling ke sana. Jaraknya hanya 3-4 jam dari pusat kota Sukabumi. (ray/jpnn)

BACA JUGA: Ssst.. Wisma Dolly Ternyata Masih Beroperasi

Berikut 6 titik yang bisa dinikmati ketika Anda datang ke #PesonaLebaranCiletuh #PesonaKulinerCiletuh #PesonaIndonesia

1. Curug Sodong

BACA JUGA: Mukjizat! Balita Mengapung, Tubuh Membiru, Masih Hidup

Air Terjun yang satu ini mungkin bisa menjadi pilihan pertama anda saat berada di Geopark Ciletuh. Posisinya yang tersembunyi di balik cekungan sebuah bukit, membuat suasana di Curug Sodong sangat istimewa. Di dasar air terjun anda bisa mlihat sebuah ceruk yang tidak terlalu dala. Anda bisa masuk ke ceruk tersebut dan mengambil gambar dari belakang air terjun.

2. Pantai Palangpang
Damai, kata itu mungkin yang akan terbersit di pikiran anda begitu tiba di Pantai Palangpang. Deburan ombak yang tenang dan hamparan pasir yang luas, membuat anda bisa meluruskan kaki sembari melepas lelah di sini. Di sini juga terdapat sejumlah bale-bale yang cocok untuk anda bersantai. Tapi awas ketiduran, karena hembusan angin laut selatan dijamin akan dengan mudah membuat anda terbuai.

3. Curug Cimarinjung
Untuk menuju ke curug Cimarinjung, anda harus terlebih dulu dimanjakan dengan pemandangan sawah nan hijau. Dari kejauhan anda bisa melihat bagaimana indahnya air terjun yang jatuh dari deretan perbukitan. Namun untuk menuju ke dasar air terjun, anda harus berjuang sedikit keras dengan melewati jalan setepak yang dipenuhi bebatuan. Tapi sesampai anda di sini, semua rasa lelah akan hilang, karena keindahan yang ditawarkan Curug Cimarinjung begitu memukau.
Deretan batu besar yang bergelimpangan di sekitar air terjun, membuat seakan dibawa ke jaman Jurasik Park, sungguh memukau.

4. Puncak Darma
Tak jauh dari Curug Cimarinjung, terdapat sebuat dataran tinggi yang dinamai Puncak Darma. Ini merupakan titik tertinggi di Geopark Ciletuh yang teoat mengarah ke laut. Di sini anda bisa menikmati pemandangan matahari tenggelam. Karena letaknya di ketinggian, anda akan bisa melihat denggan jelas bagaimana saat samudra menelan bulat-bulat sang surya.

5. Panenjoan
Karena Geopark Ciletuh merupakan bentang batuan tertua di Jawa Barat, maka di sini terdapat begitu banyak bukit bebatuan. Salah satu yang bisa anda nikmati keindahannya adalah Bukit Panenjoan.
Dari sini anda bisa melihat wilayah Geopark Ciletuh secara keseluruhan. Dan tentu saja, bagi anda penggemar selfie, Bukit Panenjoan menyiapkan latar belakang yang dijamin bisa membuat teman-teman anda iri.

6. Curug Awang
Air terjun yang satu ini adalah tempat terakhir yang bisa anda kunjungi saat berada di Geopark Ciletuh. Debit airnya yang besar, seakan membuat air terjun ini terlihat seperti tirai besar dari kejauhan. Namun bila anda datang di musim kemarau, maka anda bisa mencoba naik ke bagian atas air terjun dengan menaiki bebatuan yang ada di sisi dinding air terjun.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Sakit Sudah Bentuk Tim Khusus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler