7 Fakta Kejahatan Kasatpol PP Makassar: Kalau Bukan Adikmu Sudah Lama Saya Tembak

Selasa, 19 April 2022 – 15:27 WIB
Jumpa pers kasus pembunuhan petugas Dishub Kota Makassar. Polisi tetapkan lima orang jadi tersangka, salah satunya Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan Foto; M Srahlin Rifaid/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus pembunuhan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar bernama Najamuddin Sewang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar Iqbal Asnan merupakan otak pembunuhan tersebut.

BACA JUGA: 2 Fakta Wanita dalam Cinta Segitiga Kasatpol PP Makassar, Wali Kota Angkat Bicara

Iqbal Asnan dibantu empat orang tersangka lainnya, yakni berinisial DA, AS, SH dan SL.

Nama terakhir merupakan oknum anggota polri yang berperan sebagai eksekutor.

BACA JUGA: Pria Ini Tepergok Berbuat Maksiat di Gubuk Sore Hari, Bertiga, Aduh

"Kami menetap lima orang tersangka dalam kasus pembunuhan Najamuddin Sewang," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto, Senin (18/4) siang.

Polisi pun membeberkan sejumlah fakta tentang kasus penembakan di Makassar tersebut.

BACA JUGA: Lihat Itu Rumah Kasatpol PP Makassar Otak Pembunuhan Pegawai Dishub

1. Cinta segitiga berakhir tragis

Pembunuhan terhadap petugas Dishub Najamuddin Sewang berawal dari masalah asmara. Lebih tepatnya cinta segitiga.

Perempuan yang menjadi rebutan dalam cinta segitiga itu adalah Rachmawati.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto mengungkapkan, kasus percintaan jadi motif pembunuhan.

"Motifnya adalah cinta segitiga. Ini persoalan pribadi. Sekali lagi saya tegaskan ini masalah pribadi. Jadi tidak ada teror di Kota Makassar," tegas Kombes Pol Budhi Haryanto.

2. Iqbal Asnan benci terhadap Najamuddin Sewang

Iqbal Asnan tega melakukan tindakan tersebut karena mengaku benci terhadap korban yang kerap dekat dengan kekasih gelapnya, Rachma.

Kebencian terhadap korban membuncah hingga pelaku merencanakan pembunuhan sejak dua tahun lalu.

Mulai dari meneror korban, mengirim santet hingga menyewa oknum polisi untuk melakukan tindakan kejahatan itu.

"Ini Pak Iqbal benci terhadap korban yang katanya dekat dengan Rachma," kata seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya.

3. Teror, santet, dan pembunuhan berencana

Saking bencinya Iqbal Asnan terhadap korban, dia kerap memberikan ancaman serius. Baik itu lewat keluarga korban hingga membuat teror.

Kakak kandung korban, Juni Sewang menyebut pelaku pernah menyampaikan kalimat yang menakutkan.

"Kalau bukan adikmu sudah lama saya tembak," beber Juni Sewang saat ditemui di Polrestabes beberapa hari lalu.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar sempat membeberkan fakta tentang rencana pembunuhan yang dilakukan pelaku.

Di antaranya, mengirim santet hingga melakukan eksekusi penembakan pada 2022. 

"Ini pembunuhan berencana, ada otak pelaku, penggambar hingga eksekutor," ungkap dia 

4. Sewa oknum polisi untuk tembak pegawai Dishub Makassar

Kombes Pol Budhi Haryanto mengungkapkan, otak pelaku pembunuhan memberikan uang sekitar Rp 85 juta kepada oknum anggota polisi.

Dia menyebut, uang itu diberikan karena SL karena membantu pelaku mengeksekusi korban.

"Katanya uang tersebut sebagai ucapan terima kasih," terang dia.

Selain itu, Kombes Budhi membeberkan SL dan Iqbal Asnan memiliki hubungan dekat. Mereka berdua satu kampung.

"Mereka ini saling kenal dan satu kampung. SL membantu pelaku karena ikut sakit hati," tambahnya.

SL bakal mendapat hukuman berat karena ikut serta dalam kasus pembunuhan petugas Dishub.

Dia terancam hukuman pidana dan kode etik profesi kepolisian. 

"Bakal dilakukan hukuman berat, baik itu pidana dan kode etik," tegasnya.

5. Wali Kota Makassar copot jabatan Iqbal Asnan

Wali Kota Makassar Mohammad Ramadhan Pomanto langsung mencopot Iqbal Asnan yang telah berstatus tersangka dalam perkara tersebut.

Danny menunjuk Yasir sebagai Plt Kasatpol PP Makassar saat ini. 

"Kita (Wali KotaMakassar) berhentikan sementara Iqbal Asnan dan mengangkat Yasir sebagai Plt Kasatpol PP," kata Danny Pomanto.

6. Iqbal Asnan sebut nikah siri dengan Rachma

Sumber JPNN.com menyebut Iqbal Asnan sudah menikah siri dengan Rachma.

Keduanya sudah lama menjalani hubungan. Keduanya makin langket setelah Iqbal Asnan menjabat sebagai Plt Kadishub Makassar, sebelum akhirnya menjadi Kasatpol PP Makassar.

Seorang pejabat di Pemkot Makassar pernah mengatakan bahwa pelaku dan perempuan sudah nikah siri. 

7. Iqbal Asnan, Rachma, dan Najamuddin pernah satu kantor

Sekedar diketahui Iqbal Asnan pernah menjabat sebagai Plt Kadishub Makassar.

Kemudian Najamuddin dan Rachma yang disebut menjalin hubungan cinta segitiga juga pegawai di Dishub

Otomatis ketiganya pernah satu atap dalam menjalankan tugas pekerjaan di Pemko Makassar. (mcr29/jpnn)

 


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : M. Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler