8 Efek Samping Mengonsumsi Kacang Almond Secara Berlebihan, Nomor 6 Bikin Kaget

Rabu, 17 Agustus 2022 – 04:54 WIB
Kacang Almond. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - APAKAH Anda suka mengonsumsi kacang almond? Kacang almond merupakan salah satu kacang populer.

Anda bisa mengonsumsi kacang almond begitu saja atau diolah dalam bentuk susu kacang almond, cake kacang almond, dan lainnya.

BACA JUGA: 4 Manfaat Kacang Almond yang Luar Biasa

Kacang almond mengandung nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Namun, mengonsumsi kacang almond secara berlebihan ternyata tidak baik.

BACA JUGA: 5 Manfaat Susu Almond, Nomor 1 Bikin Anda Tidak Percaya

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Stylecraze.

https://www.stylecraze.com/articles/serious-side-effects-of-almonds/?fbclid=IwAR17gDKDRXnK4RNtiPwW23vmMB9ibgz8Y7_l07X5SxTszen5MJ1tBCqYq7E.

BACA JUGA: 3 Resep Masker dari Kacang Almond Ini Patut Dicoba

1. Sembelit

Almond kaya akan serat. Satu ons almond (sekitar 23 biji) mengandung 3,5 gram serat.

Meskipun ini bagus, kelebihan asupan serat bisa menyebabkan sembelit dan sejumlah masalah pencernaan lainnya jika tidak dikombinasikan dengan asupan air yang cukup.

Gejala gastrointestinal lainnya yang disebabkan oleh kelebihan asupan almond dan seratnya adalah kembung, gas, kram perut, dan diare.

2. Kurangi Penyerapan Nutrisi

Kelebihan serat juga bisa mengikat mineral lain (seperti kalsium, magnesium, seng, dan zat besi) dan mengganggu penyerapannya dalam aliran darah.

Konsumsilah almond sebagai camilan tunggal atau di antara waktu makan untuk mendapatkan manfaat penuh dari kacang tersebut.

Asupan serat harian yang direkomendasikan adalah sekitar 30 gram untuk kebanyakan orang. Apa pun di luar itu bisa menyebabkan masalah.

3. Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Satu ons almond (23 biji) mengandung sekitar 164 kalori.

Meskipun ini bukan masalah dengan sendirinya, jika Anda mengonsumsi kacang almond secara berlebihan (lebih dari 20), kamu bisa menambah berat badan.

Ini terutama benar jika Anda tidak melakukan latihan fisik secara teratur.

Sangat tidak mungkin almond sendiri dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Mengonsumsinya secara berlebihan serta mengikuti gaya hidup yang buruk membuat seseorang rentan terhadap kenaikan berat badan.

4. Menyebabkan Alergi

Setelah kenari dan kacang mete, almond menyebabkan sebagian besar alergi kacang pohon di AS.

Amandin, protein dalam almond, telah diidentifikasi sebagai alergen.

Almond bisa menyebabkan sindrom alergi oral pada individu tertentu.

Gejalanya meliputi mulut gatal, tenggorokan gatal, dan pembengkakan pada lidah, mulut, dan bibir.

Almond juga bisa menyebabkan reaksi alergi parah yang disebut anafilaksis.

Kondisi ini ditandai dengan sesak napas, gatal-gatal, mual atau muntah, kebingungan, gangguan suara, tekanan darah rendah, dan pusing.

5. Menyebabkan Overdosis Vitamin E

Almond kaya akan vitamin E. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan bisa menyebabkan overdosis vitamin E.

Meskipun overdosis vitamin E hanya dengan makan almond sangat tidak mungkin, penting bagi kita untuk menyadari akibatnya.

Jika Anda sudah mengonsumsi makanan lain yang kaya vitamin E, seperti sereal yang diperkaya dan biji-bijian, kelebihan almond bisa menyebabkan masalah.

Kelebihan asupan vitamin E bisa mengganggu pembekuan darah dan menyebabkan perdarahan.

Namun, efek ini lebih menonjol pada individu yang mengonsumsi suplemen vitamin E secara berlebihan.

6. Menyebabkan Batu Ginjal

Almond kaya akan oksalat yang larut dalam usus, yang merupakan senyawa yang bisa menyebabkan gagal ginjal dan batu ginjal.

Laporan menunjukkan bahwa oksalat dari almond memiliki bioavailabilitas yang tinggi.

Seratus gram almond panggang mengandung 469 miligram oksalat.

7. Meningkatkan Racun dalam Tubuh

Almond, terutama versi pahit, bisa menyebabkan keracunan sianida.

Tingkat HCN 40 kali lebih tinggi pada almond pahit dibandingkan dengan almond manis.

Setelah hidrolisis enzimatik, asam hidrosianat (HCN) bisa menyebabkan masalah pernapasan, gangguan saraf, tersedak, dan bahkan kematian.

Oleh karena itu, mereka adalah larangan diet ketat untuk wanita hamil dan menyusui.

8. Masalah Pencernaan

Banyak orang yang mengonsumsi almond mengalami sakit perut dan diare.

Gejala-gejala ini dapat terjadi segera setelah konsumsi atau beberapa jam kemudian.

Jika Anda mengalami gejala tersebut, cobalah mengonsumsi probiotik atau banyak minum air putih.

Anda mungkin juga ingin menghindari makan kacang almond selama beberapa hari sebelum mencoba lagi.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler