8 Manfaat Cuka Sari Apel, Nomor 3 Bikin Program Diet Anda Lancar

Senin, 09 Mei 2022 – 08:03 WIB
Ilustrasi cuka sari apel. Foto: Ist/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - CUKA sari apel dibuat dari sari apel yang telah difermentasi. Cuka sari apel memiliki rasa yang sedikit asam.

Cuka sari apel biasanya digunakan dalam berbagai hal, termasuk untuk kecantikan kulit wanita.

BACA JUGA: 3 Khasiat Cuka Sari Apel yang Ampuh Usir Jerawat

Cuka sari apel (ACV) dalam kemasan dengan cepat menghilang dari rak supermarket karena lonjakan popularitasnya baru-baru ini.

Cuka sari apel dikatakan menjaga gula darah tetap terkendali, meningkatkan penurunan berat badan dan bahkan memperbaiki munculnya jerawat dan jaringan parut.

BACA JUGA: 4 Manfaat Rutin Konsumsi Madu Campur Cuka Sari Apel, Penyakit Ini Tak Akan Datang Lagi

Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Pulse.ng.

https://www.pulse.ng/lifestyle/food-travel/health-benefits-of-apple-cider-vinegar-you-didnt-know-about/xjt2tf4?fbclid=IwAR3qaFMoIel79UJQUmH_rZGFsvirtfO7_5yi4wkAT8SCQxwyikNhOxfQfY0.

BACA JUGA: 5 Fakta Mengejutkan Cuka Sari Apel

1. Membantu menyembuhkan gejala pilek

Satu sendok cuka sari apel cukup kaya akan asam asetat tinggi untuk mencegah pertumbuhan kuman penyebab hidung tersumbat.

Ini juga mengandung potasium yang mengencerkan lendir, sehingga bisa meningkatkan sistem kekebalan Anda.

2. Bisa membunuh banyak jenis bakteri berbahaya

Manfaat cuka sari apel lainnya adalah bertindak sebagai disinfektan dan pengawet alami karena membantu membunuh patogen, termasuk bakteri.

Secara tradisional, telah digunakan untuk membersihkan dan mendisinfeksi luka, mengobati jamur kuku, kutu, kutil, infeksi telinga.

Cuka sari apel juga bisa digunakan sebagai cara alami untuk mengawetkan makanan karena menghambat pertumbuhan bakteri dalam makanan dan merusaknya.

3. Membantu penurunan berat badan

Asam asetat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan mengurangi retensi air.

Jika dipasangkan dengan makanan berkarbohidrat tinggi, Anda akan merasa lebih kenyang dan bisa mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition pada tahun 2006 menemukan bahwa tikus yang memiliki asam asetat, komponen utama ACV dalam makanan mereka menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Penelitian lain, yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry pada 2011, juga menemukan bahwa ACV bisa membantu mengontrol trigliserida.

5. Meningkatkan kesehatan kulit

ACV juga bertindak sebagai toner alami. Campur cuka dan air dengan perbandingan yang sama, dan oleskan dengan mengoleskan dengan bola kapas. Biarkan sebentar lalu bilas.

Asam malat dalam ACV mengandung sifat antivirus, antijamur dan antibakteri yang menjaga kulit tetap bersih, seimbang dan bebas dari jerawat sekaligus mendorongnya untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Campuran ini membantu meratakan warna kulit, menyeimbangkan pH kulit, dan bahkan melawan jerawat.

6. Menjaga keseimbangan pH

Keseimbangan asam-basa sangat penting dan tubuh terus berusaha untuk mencapai keadaan keseimbangan itu.

Begitu banyak fungsi tubuh terjadi pada tingkat pH tertentu sehingga perubahan kecil sederhana pada pH bisa memiliki efek mendalam pada fungsi tubuh.

Juga, ACV kaya akan probiotik yang menangkal infeksi jamur pada daerah kewanitaan, infeksi urogenital, dan vaginosis bakteri dengan menjaga mikrobioma daerah kewanitaan dan pH seimbang.

7. Mencegah gangguan pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus

Bakteri menguntungkan yang terkandung dalam cuka sari apel bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan Anda dan meningkatkan kemampuan untuk mencerna dan menyerap nutrisi.

Segelas ACV yang diencerkan dengan benar juga bisa membantu meredakan sakit perut, diare, kejang usus berkat sifat antibiotiknya.

8. Meredakan sakit mag

Mulas adalah akibat dari rendahnya kadar asam lambung.

Mengonsumsi cuka sari apel yang diencerkan tepat sebelum makan bisa meningkatkan kadar asam lambung untuk mencegah aliran balik ke kerongkongan dan mengurangi gejala mulas.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler