8 Pria Berseragam Polisi, Bawa Pistol dan Surat Penangkapan Palsu Merampok Pengendara Motor

Jumat, 11 September 2020 – 22:34 WIB
Personel Polsek Sunggal menjelaskan kasus perampokan dengan modus operandi menyaru sebagai anggota polisi berseragam dan menggunakan senjata api rakitan. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, MEDAN - Sebanyak delapan orang kawanan perampok bermodus polisi gadungan bersenjata api diringkus jajaran Polsek Sunggal Polrestabes Medan, Sumut.

Kedelapan pelaku berinisial MB, 34, SP, 40, KH, 18, YAL, 20, JDK, 36, RE, 40, DAW, 25, dan ES, 32.

BACA JUGA: Dooor! Senpi Pelda Junaidi Meletus di Bandara Kuala Namu

“Mereka ditangkap saat beraksi," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman, di Medan, Kamis (10/9).

Perampokan itu terjadi Selasa (8/9) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Ringroad, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

BACA JUGA: Gagal Memperkosa Janda Muda, Pelaku Kabur Dalam Kondisi Tanpa Celana, Begini Kronologinya

Saat itu korban Sungkono warga Jalan Binjai, Kecamatan Sunggal sedang berhenti di pinggir Jalan Ringrod, yang tidak jauh dari SPBU, dan duduk di atas sepeda motor miliknya.

Kemudian secara tiba-tiba didatangi para pelaku yang turun dari mobil sambil menenteng senjata api rakitan mendatangi korban Sungkono.

BACA JUGA: Polisi Gadungan Merampok Pakai Pistol Mainan, Begini Jadinya

"Korban yang ketakutan kemudian lari meninggalkan sepeda motornya," kata dia.

Budiman mengatakan saat itu melintas personel kepolisian dan langsung meringkus kawanan perampok tersebut dan diserahkan ke Polsek Sunggal.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam BK 4801 PBH dan satu unit mobil Toyota Kijang LGX warna biru BK 1374 DS dan perlengkapan seragam polisi, satu rompi Polri, serta surat perintah penangkapan palsu.

BACA JUGA: Istri Oknum ASN KemenPUPR Ini Blak-blakan, Sebut Jaksa RY Pernah Mintai Uang Pelicin

"Para pelaku melanggar Pasal 365 ayat 2 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan," katanya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler