8 Vitamin dan Suplemen yang Bisa Mencegah Serangan Asam Urat

Selasa, 11 Januari 2022 – 04:30 WIB
Ilustrasi Asam Urat. Foto Freepik.com/katemangostar

jpnn.com, JAKARTA - ASAM urat merupakan merupakan salah satu penyakit yang menyerang sendi tubuh.

Asam urat terjadi karena beberapa hal, mulai dari faktor keturunan hingga sering mengonsumsi makanan yang mengandung purin.

BACA JUGA: 6 Cara Ampuh Mencegah Serangan Asam Urat, Nomor 5 Mudah Dilakukan

Salah satu cara mengatasi serangan asam urat yang menyakitkan adalah dengan mengonsumsi beberapa obat.

Namun, ada beberapa vitamin dan suplemen yang bisa membantu Anda mencegah serangan asam urat.

BACA JUGA: Psst, Ini 5 Vitamin yang Ampuh Tingkatkan Kesuburan Pria

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Healthline.

1. Vitamin C

BACA JUGA: 3 Suplemen yang Cocok Dikonsumsi Setelah Bergadang

Vitamin C adalah vitamin penting yang membantu tubuh Anda membangun, memperbaiki, dan memelihara jaringan yang sehat.

Juga dikenal sebagai asam askorbat, vitamin C adalah antioksidan.

Artinya, membantu tubuh Anda mempertahankan diri terhadap molekul radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan.

Ketika berbicara tentang asam urat, kegunaannya tampaknya tergantung pada apakah Anda sudah menderita asam urat.

Penelitian memang menunjukkan vitamin C bisa bermanfaat dalam pencegahan asam urat.

Sebuah studi tahun 2009 meneliti potensi manfaat vitamin C pada hampir 47.000 pria tanpa riwayat asam urat.

Para peneliti menemukan hubungan antara asupan vitamin C dan risiko terkena asam urat.

Mereka juga mencatat dosis yang lebih tinggi yang masih dalam kisaran yang cukup khas tampaknya menunjukkan manfaat yang lebih besar daripada dosis yang lebih rendah.

2. Susu bubuk skim

Sebuah tinjauan tahun 2014 melihat penelitian yang melibatkan penggunaan susu bubuk skim untuk mengatasi gejala asam urat.

Menurut penelitian, mengonsumsi susu skim yang diperkaya tidak menghilangkan asam urat, tetapi tampaknya memperbaikinya.

Orang yang menambahkan susu bubuk skim yang diperkaya ke dalam makanan mereka memiliki sekitar 2,5 lebih sedikit serangan asam urat per tahun.

3. Ekstrak bromelain

Bromelain adalah ekstrak dari tanaman nanas yang dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi.

Bromelain sering digunakan untuk mengobati radang sendi, sinusitis, dan jenis peradangan lainnya.

Saat ini, penelitiannya masih sangat terbatas. Di masa depan, penelitian lebih lanjut bisa mengungkap manfaat bromelain untuk membantu orang dengan peradangan dari asam urat.

4. Suplemen minyak ikan

Para ahli sering merekomendasikan asam lemak omega-3, yang ditemukan dalam suplemen minyak ikan untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Namun, suplemen ini mungkin juga bermanfaat bagi penderita asam urat karena mengurangi peradangan, ciri utama dari kondisi ini.

5. Jahe

Jahe sering dipuji karena efek anti-inflamasinya.

Sebuah studi tahun 2017 meneliti potensi penghilang rasa sakit dari jahe merah.

Para peneliti menemukan kompres yang dibuat dengan jahe merah bisa meringankan beberapa rasa sakit yang terkait dengan asam urat.

Namun, penelitian ini kecil dan sangat terbatas. Penelitian lebih lanjut tentang potensi jahe sebagai pengobatan asam urat diperlukan.

6. Ekstrak daun jambu biji

Jambu biji dikenal karena sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

Beberapa orang beralih ke ekstrak daun jambu biji karena manfaatnya untuk sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak ini mungkin juga memiliki sifat anti asam urat.

7. Susu thistle

Bisakah beberapa kapsul susu thistle membantu Anda? Juga dikenal sebagai silybum marianum, milk thistle telah dipelajari sebagai pengobatan yang membantu mengatasi kerusakan hati yang disebabkan oleh beberapa pengobatan kanker.

Penelitian lain, termasuk studi 2016 ini, menunjukkan susu thistle mungkin juga berguna dalam menurunkan kadar asam urat.

8. Kunyit

Anda mungkin tahu bumbu ini karena warna kuning khas yang diberikannya pada makanan.

Banyak orang sudah mengandalkan suplemen kunyit untuk meredakan peradangan akibat radang sendi dan kondisi lainnya.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler