82 Warga Terinfeksi HIV AIDS

21 Diantaranya Meninggal Dunia

Selasa, 17 September 2013 – 09:19 WIB

jpnn.com - JUMLAH temuan penderita HIV/AIDS di Kota Tegal terus bertambah setiap tahunnya. Berdasar catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, hingga Agustus 2013, jumlah total penderita penyakit tersebut mencapai 82 orang.

Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Moehammad Hafidz MKes mengatakan, total jumlah penderita HIV/AIDS itu yang ditemukan dari tahun 2008 hingga Agustus 2013. Dari jumlah tersebut sejumlah 21 penderita diantaranya sudah meninggal dunia.

BACA JUGA: 30 Siswi Kesurupan, Teriak Hingga Lompat Pagar

"Jumlah temuan itu masih jauh dari apa yang diprediksi oleh pemerintah pusat. Bahwa di Kota Tegal terdapat 117 pengidap HIV/AIDS. Artinya masih ada 35 penderita yang belum diketahui, siapa dan dimana. Nah inilah yang namanya fenomena gunung es," ujarnya, Senin (16/9).

Lebih jauh dia menguraikan, jika diurai perkecamatan jumlah penderita HIV/AIDS yang ditemukan kebanyakan di Tegal Barat dengan total penderita 29 orang, 5 diantaranya meninggal dunia. Kemudian Tegal Timur sebanyak 28 penderita, 8 diantaranya meninggal dunia.

BACA JUGA: Tuntut Pemekaran, Foto Wali Nanggroe Dibakar

Tegal Selatan jumlah penderitanya mencapai 16 orang, 4 diantaranya meninggal dunia. Dan di Margadana penderitanya sebanyak 9 orang, 3 diantarannya menderita. "Data ini dari mulai 2008 sampai Agustus 2013 ini."

Apabila diurai berdasarkan jenis kelamin, dari total 82 penderita, 53,65 persen laki-laki dan 29,35 persen perempuan. Hafidz juga menjelaskan apabila di data berdasarkan temuan layanan di Kota Tegal, jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 276 orang. Dan 40 penderita diantaranya meninggal dunia.

BACA JUGA: Warga Sibolangit Kena Imbas

"Ini data dari layanan. Tapi untuk penderita yang merupakan warga Kota Tegal sejumlah tadi yang disebutkan. Sisanya adalah warga dari luar Kota Tegal yang diketahui mengidap HIV/AIDS saat mendapat pelayanan di Kota Tegal," ujarnya.

Sementara Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tegal, Titi Endah Praptiningsih saat memberikan sambutan dalam sosialisasi HIV/AIDS bagi guru dan siswa SMA/SMK, melihat kondisi tersebut, tentu sangat menguatirkan. Karena tanpa disadari dapat menularkan kepada kita semua.

"Kondisi semacam inilah yang perlu perhatian, pemikiran dan peran serta dari semua masyarakat," tuturnya.

Karena itulah pemkot bersama KPA terus melakukan langkah-langkah untuk mencegah dan menanggulangi penularan HIV/AIDS. Seperti misi yang diusung KPA, yakni mendorong semua stakeholder untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulanga. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi orang yang terinveksi HIV dan AIDS.

Mendorong kemandirian masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan dan penganggulangan HIV/AIDS. Menggalang sumber daya manusia dan sumber dana masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Menciptakan perilaku yang aman dari resiko penularan HIV/AIDS dan mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). (adi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sinabung Masih Siaga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler