Abaikan Ancaman, Militer Turki Tes Kemampuan S-400 Rusia Melawan Pesawat Amerika

Selasa, 26 November 2019 – 16:01 WIB
Senjata penghalau rudal S-400 milik Rusia. Foto: Reuters

jpnn.com, ANKARA - Pemerintah Turki mengabaikan ancaman Amerika Serikat terkait pembelian sistem antirudal buatan Rusia S-400. Kemarin, Senin (25/11), Turki nekat menguji coba radar S-400 di Ankara.

Uji coba ini merupakan tamparan telak bagi Amerika Serikat. Pasalnya, Turki menguji kecanggihan perlengkapan militer tersebut melawan pesawat buatan Negeri Paman Sam.

BACA JUGA: Turki Gelar Operasi Militer Besar-Besaran Kejar Anggota Milisi Kurdi

Jet tempur F-16 buatan AS dan pesawat lain akan melakukan uji coba ketinggian tinggi dan rendah di atas Ankara untuk menguji radar S-400.

Turki menandatangani kontrak pembelian sistem pertahanan antirudal S-400 yang canggih tersebut dengan Rusia pada April 2017 lalu.

BACA JUGA: Rezim Erdogan Tangkap Jurnalis Senior Turki

Gelombang pertama dari sistem pertahanan S-400 tersebut dikirim dari Rusia ke Turki pada Juli lalu. Sistem tersebut ditempatkan di Pangkalan Udara Murted di Ankara.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Turki meningkat sejak Turki melakukan kesepakatan pembelian sistem pertahanan tersebut dengan Rusia. Washington mengklaim sistem S-400 tidak sesuai dengan sistem NATO dan berpotensi membocorkan informasi militer rahasianya ke Rusia.

BACA JUGA: Gara-Gara Senjata Rusia, Amerika Siapkan Sanksi Baru untuk Turki

Sementara itu, Washington telah menghentikan pengiriman pesawat tempur F-35 ke Turki karena Ankara tetap melanjutkan proses pengiriman sistem pertahanan S-400. (Xinhua/ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler