Abdul Chair: Ahok Diberi Tempat Nyaman, Habib Rizieq Dibiarkan

Rabu, 27 November 2019 – 16:14 WIB
Habib Rizieq Shihab. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Habib Rizieq, Abdul Chair Ramadhan menilai, perlakuan negara terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berbeda dengan yang dialami Imam Besar FPI (Front Pembela Islam) itu.

Negara dianggap abai terhadap Habib Rizieq yang hingga saat ini belum bisa pulang ke tanah air. Sementara, Ahok yang merupakan mantan napi kasus penodaan agama diberikan tempat nyaman di kekuasaan.

BACA JUGA: Jadi, Siapa Sosok yang Bernegosiasi dengan Arab Saudi Kasus Habib Rizieq?

Abdul Chair Ramadhan mengatakan, mestinya negara berupaya memulihkan hak-hak Habib Rizieq dengan mengembalikannya ke Tanah Air.

"Pada prinsipnya, perihal diangkatnya Ahok sebagai Komut Pertamina adalah terkait dengan kewenangan pemerintah, sedangkan perihal pemulangan Imam Besar Habib Rizieq dari pengasingan adalah tanggung jawab negara," kata dia kepada JPNN.com, Rabu (27/11).

BACA JUGA: Jubir Habib Rizieq Tanggapi Pernyataan Mahfud MD

Abdul Chair Ramadhan mengatakan, negara harus berpegang pada prinsip kesetaraan atas kepentingan pemenuhan hak asasi manusia. Namun, menurut Abdul, yang terjadi pada Habib Rizieq justru pengasingan secara politik.

Abdul lantas menagih janji Presiden Jokowi yang menyatakan perlindungan WNI di luar negeri penting sekali.

BACA JUGA: Saran Sederhana dari Moeldoko untuk Habib Rizieq

"Setiap warga negara adalah pemegang hak (right holder), sedangkan negara sebagai pemegang kewajiban dan tanggung jawab (duty holder)," jelas Abdul Chair Ramadhan. (tan/jpnn)

 

Video Pilihan :

 


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler