jpnn.com - MANILA - Presiden Filipina Benigno Aquino III bersumpah akan menggunakan semua sumber daya untuk menetralisir kelompok Abu Sayyaf.
Ya, usai dipenggalnya kepala sandera warga negara Kanada oleh Abu Sayyaf cs, perhatian dunia mengarah tajam ke Aquino.
BACA JUGA: Anggota ISIS Ditangkap, Ditikam dan Dibantai Sipil karena Wanita
Namun Aquino berjanji akan mengurangi ancaman teror yang ditimbulkan oleh Abu Sayyaf. "Mereka (Abu Sayyaf) dan berbagai kelompok teroris yang lebih kecil, ingin mensejajarkan diri dengan ISIS, agar mendapatkan dana dan sumber daya dari ISIS," kata Aquino dalam sebuah pidatonya, yang dikutip dari AFP, Rabu (27/4).
Sang Presiden menambahkan, bahwa salah seorang pemimpin Abu Sayyaf Inilon Hapilon sedang mencoba mengkampanyekan 'Pengeboman Metro Manila'.
BACA JUGA: Ternyata, Hal ini yang buat Obama Tak Serang Korut
"Mereka juga diduga sudah merencanakan mau menculik Manny Pacquiao (legenda tinju, senator di Filipina), atau adikku Kris (selebriti), atau beberapa pesohor lainnya. Ancaman terhadap hidup saya juga sedang diselidiki," ujar Aquino.
Di kesempatan itu, Aquino juga menyampaikan duka yang mendalam kepada kelurga John Ridsdel, warga negara Kanada yang menjadi korban barbar Abu Sayyaf. (adk/jpnn)
BACA JUGA: Bang Yos Yakin 10 WNI Sehat, tapi yang Empat...
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ridsdel Dieksekusi Abu Sayyaf, Inilah Pernyataan Pihak Keluarga
Redaktur : Tim Redaksi