Ada 3.360 Lowongan dari Kemendikbud, Ini Posisinya

Selasa, 19 Januari 2021 – 00:00 WIB
Ilustrasi/Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran seleksi pendidikan guru penggerak (PGP) angkatan ketiga.

Pendaftaran untuk proses seleksi itu telah dimulai pada Senin (18/1) dan terbuka untuk guru jenjang TK, SD, SMP dan SMA. 

BACA JUGA: Februari, Kemendikbud Siapkan Materi Persiapan Seleksi Guru PPPK

Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Praptono mengungkapkan, selain guru penggerak, tahun ini juga ada rekrutmen bagi calon pengajar praktik angkatan ketiga. Seleksi itu terbuka untuk guru, kepala sekolah, pengawas sekolah dan praktisi pendidikan.

Nantinya, para pengajar praktik akan memfasilitasi calon guru penggerak dalam melakukan refleksi, membuat capaian perkembangan, evaluasi, memberikan umpan balik, dan lokakarya.

BACA JUGA: Jatah Guru PPPK Kemendikbud Sejuta, Kemenag Hanya 9.464, Jomplang Banget

"Kami akan menyeleksi guru-guru yang mau bergerak tanpa disuruh dan bergerak selalu berpihak kepada murid,” tutur Praptono.

Seleksi PGP angkatan ketiga itu menyasar 56 kabupaten/kota di 25 provinsi yang tersebar di enam pulau besar.  Selanjutnya, seleksi PGP angkatan keempat akan berlangsung pada 1 Maret sampai 8 Mei 2021 dengan daerah sasaran 160 kabupaten/kota yang mewakili Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku.

BACA JUGA: Mas Nadiem Lakukan Ini untuk Membantu Guru dan Siswa Korban Gempa Sulbar

Untuk diketahui, guru-guru yang lolos seleksi akan mengikuti PGP menggunakan pendekatan andragogi dan blended learning (daring dan luring) selama sembilan bulan. 

"Program tersebut dirancang untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan," ucap Praptono.

Oleh karena itu, 70 persen kegiatan dilakukan dalam bentuk belajar di tempat kerja (on the job learning). Dengan demikian, guru yang menjadi peserta PGP tetap bertugas mengajar dan menggerakkan komunitas di sekolah. 

Adapun 20 persen kegiatan dirancang dalam bentuk kegiatan belajar bersama rekan sejawat. Sisanya atau 10 persen kegiatan dilakukan dalam bentuk pembelajaran bersama narasumber, fasilitator, dan pendamping.

Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing dan didampingi oleh instruktur, fasilitator, dan pengajar praktik (pendamping). 

"Kuota yang tersedia bagi peserta PGP angkatan ketiga yaitu sebanyak 2.800 untuk calon guru penggerak dan 560 untuk calon pengajar praktik," pungkas Praptono.(esy/jpnn)

 

 


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kemendikbud   guru penggerak   Praptono   SMA   SD  

Terpopuler