Ada Capim KPK Ditanya Kasus Bekas Gubernur Sumut

Senin, 24 Agustus 2015 – 23:49 WIB
Ketua Pansel KPK Destry Damayanti (kedua kiri) bersama anggota Pansel KPK, Betti S. Alisjahbana (kiri) dan Enny Nurbaningsih (kanan) mewawancarai calon pimpinan KPK di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (24/8). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Nama eks Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin tiba-tiba disebut saat uji  wawancara calon pimpinan KPK, Senin (24/8). Hal itu terjadi ketika sesi wawancara untuk calon pimpinan KPK Cesna Fizetty Anwar.

Adalah Ketua Pansel Destry Damayanti yang menanyakan hubungan Cesna dengan kasus korupsi APBD Kabupaten Langkat yang menjerat Syamsul beberapa tahun lalu. Pertanyaan itu dilontarkannya saat akhir sesi wawancara.

BACA JUGA: SBY Diserang dengan Impor Gula, Politikus Demokrat Membela

"Bagaimana hubungan ibu dengan kasus korupsi mantan gubernur Sumatera Utara?," tanya Destry.

Mendengar pertanyaan tersebut Cesna sempat terdiam sebentar. Kemudian wanita yang sekarang menjabat sebagai direktur kepatuhan Standart Charted Bank itu menjawab tidak mengerti tentang kasus yang dimaksud. "Maaf Bu saya tidak ingat kasus itu," ujarnya.

BACA JUGA: Tagih Janji Bongkar 9 Kasus Besar, IPW: Buwas Jangan Cuma Omdo

Destry kemudian menegaskan lagi pertanyaanya dengan menyebut nama Syamsul. Dia juga menyebutkan bahwa kasus yang dimaksud ditangani KPK pada tahun 2010.

Chesna yang pernah menjabat sebagai direktur pengawasan internal KPK itu langsung membantah punya keterkaitan apapun dengan kasus Syamsul. Dia mengaku sudah meninggalkan KPK pada tahun 2010.

BACA JUGA: Serapan Anggaran di Daerahnya Terendah, Ini Pembelaan Plt Gubernur Riau

"Saya waktu itu sudah mengundurkan diri bu," pungkasnya.

Setelah mendengar jawaban itu, Destry tidak melanjutkan lagi pertanyaan soal kasus Syamsul. Dia langsung menutup sesi wawancara tanpa menjelaskan apa tujuannya menanyakan hal tersebut.

Ditemui wartawan usai wawancara, Chesna pun mengaku bingung kenapa bisa muncul pertanyaan soal kasus korupsi eks gubenur Sumut. Dia minta awak media menanyakan hal itu kepada anggota Pansel.

"Saya tidak tahu, mungkin itu bisa ditanya ke Pansel," ujarnya. (dil/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Transmigran Jangan Singkirkan Putra Lokal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler