Ada Isyarat Jokowi Nyaman dengan Bamsoet Jelang Munas Golkar

Selasa, 16 Juli 2019 – 15:48 WIB
Presiden Joko Widodo dan politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/7). Foto: Instagram/bambang.soesatyo

jpnn.com, JAKARTA - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Bambang Soesatyo alias Bamsoet di Istana Negara, Senin (15/7) memunculkan apresiasi dari kader Partai Golkar. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Doli Sinomba Siregar, pertemuan selama lebih dari sejam itu menjadi bukti kepedulian Presiden Jokowi kepada partai berlambang beringin hitam tersebut.

Doli mengatakan, Presiden Jokowi menyampaikan pesan agar Golkar tetap kompak dan menjadi partai tengah yang menyatukan semua perbedaan. Lebih dari itu, Presiden Ketujuh RI tersebut tak ingin persaingan dalam memperebutkan kursi ketua umum Golkar justru menimbulkan perpecahan.

BACA JUGA: Cerita Bamsoet soal Pertemuannya dengan Presiden Jokowi untuk Bahas Golkar

“Bagi kami, ini sebuah wujud kepedulian Pak Jokowi kepada Golkar. Kami sangat bangga akan hal tersebut," kata Doli melalui layanan pesan, Selasa (16/7).

BACA JUGA: Cerita Bamsoet soal Pertemuannya dengan Presiden Jokowi untuk Bahas Golkar

BACA JUGA: BMW X7 Dapat Julukan The President, Buat Jokowi?

Doli lantas membandingkan durasi pertemuan Jokowi - Bamsoet dengan saat mantan gubernur DKI itu menerima Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Merujuk berbagai informasi, kata Doli, pertemuan Jokowi dengan Bamsoet berlangsung hampir dua jam.

Adapun pertemuan Jokowi dengan Airlangga hanya sekitar 15 menit. Menurut Doli, durasi pertemuan itu menjadi isyarat tersendiri.

BACA JUGA: Nasdem Tunggu Komentar Zulkifli Hasan, Bukan dari Amien Rais

"Lewat pertemuan itu kami bisa merasakan bagaimana Pak Jokowi nyaman dengan seorang Bambang Soesatyo," ujar Doli.

Meski demikian Doli menilai Jokowi tetap meninjukan sikap demokratis. Sebab, mantan wali kota Surakarta itu tak mau bicara soal dukungan kepada figur tertentu yang menjadi calon ketua umum Golkar.

BACA JUGA: Pulang dari Istana, Bamsoet Bawa Harapan Jokowi

Doli menilai sikap demokratis Jokowi itu sangat kontekstual bagi Golkar di tengah banyaknya laporan mengenai pengurus yang dinonaktifkan gara-gara tak mau mendukung calon ketua umum tertentu. "Kami harap semangat demokratis seorang Pak Jokowi bisa ditegakkan di internal Golkar jelang pelaksanaan Munas yang seharusnya bisa segera dilakukan," jelas dia. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ikrar Bangsa Indonesia dalam Pidato Jokowi Semakin Memperlihatkan Persatuan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler