Ada Kabar Gembira untuk Guru di Kaltara

Kamis, 02 Februari 2023 – 22:04 WIB
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang. ANTARA/HO-DKISP Provinsi Kaltara.

jpnn.com - TARAKAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengalokasikan Rp 100 miliar pada tahun anggaran 2023 untuk menaikkan insentif guru.   

Hal ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Kaltara terhadap para guru, penyuluh serta tenaga kependidikan yang ada di Kaltara.

BACA JUGA: Jangan Persulit Guru Honorer Jadi ASN PPPK, Kemendikbudristek & BKN Serius lah!

Hal ini berdasarkan keputusan Gubernur Kaltara nomor 188.44/K.6/2023 mengenai alokasi 5 bantuan anggaran 2023 keuangan khusus penyuluh pertanian, perikanan, pendidik dan tenaga kependidikan se-kabupaten/kota di Kaltara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan bahwa insentif guru merupakan salah satu program prioritas yang harus berjalan. 

BACA JUGA: Luhut Sebut Aturan soal Insentif Kendaraan Listrik Sudah Final, Februari Sudah Terlaksana

“Utamanya untuk kesejahteraan guru di Kaltara,” kata Zainal Arifin di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Kamis (2/2). 

Menurutnya, ada salah satu program unggulan Gubernur Kaltara dan Wagub Kaltara, yaitu bantuan insentif guru dan tenaga kependidikan.

BACA JUGA: Insentif Guru Honorer K2 dan Non-K2 Akhirnya Cair, Dirapel Setahun, Banyak Juga nih

Oleh sebab itu, Gubernur Zainal menginstruksikan instansi terkait seperti BKAD agar dapat membantu prosesnya secara maksimal. 

“Ya, memang di luar kewenangan kami. Terdiri dari guru TK, tutor PAUD, guru SD dan SMP, terus penyuluh pertanian, perikanan itu yang kami berikan," kata Zainal.

Secara teknis, Kepala BKAD Kaltara Denny Harianto mengatakan total alokasi anggaran sebanyak lima bantuan keuangan khusus BKAD Kaltara sampai September mendatang mencapai Rp 75 miliar lebih.

“Akan tetapi insyaallah kami tetap anggarkan satu tahun, seperti itu mekanisme penganggarannya. Jadi, untuk tahun 2023 kurang lebih sudah kami anggarkan sembilan bulan Rp 75.528.900. Kalau untuk nanti 12 bulannya kurang lebih Rp 100.705.200," jelasnya.

Kemudian secara khusus bantuan keuangan untuk pendidik dan tenaga kependidikan dari BKAD Kaltara tahun lalu sebesar Rp 550.000  per bulan.

"Kalau tahun ini ada kenaikan Rp 100.000, menjadi Rp 650.000. Ini luar biasa berita gembira untuk semua guru. Kenaikan ini juga kebijakan Bapak Gubernur Kaltara memberikan insentif," kata Denny.

Lebih lanjut sistem pengiriman anggaran bantuan keuangan khusus untuk pendidik dan tenaga kependidikan, yakni mentransfer ke pemerintah kabupaten kota.

"Kita sistem transfer ke kabupaten kota ke dinas pendidikan nanti langsung ke rekening masing-masing si penerima," katanya.

Sebagai informasi, total keseluruhan penerima bantuan khusus untuk guru PAUD, TK, SD, SMP mencapai 12.706 orang di lima Kabupaten Kota se Kaltara.

"Dan peserta tersebut yang sudah lolos verifikasi dari teman-teman diknas," jelasnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler