Ada Paket dari Malaysia Tulisannya Boneka, Ternyata Isinya..

Kamis, 26 September 2019 – 18:43 WIB
Bea Cukai Sulsel beberkan hasil joint operation. Foto : Humas Bea Cukai

jpnn.com, MAKASSAR - Joint Operation petugas Bea Cukai Makassar bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan gagalkan pengiriman barang kiriman narkotika psikotropika dan precursor (NPP) jenis ecstasy di Kantor Pos Lalu Bea Daya, Makassar pada (20/9).

Penyelundupan NPP ini bermoduskan barang kiriman asal Malaysia yang diberitahukan dalam bentuk boneka aksi ini berhasil digagalkan Bea Cukai Makassar atas sinergi tim gabungan instansi terkait.

BACA JUGA: Malaysia Pastikan Tiga WNI Diculik dan Dibawa ke Tawi-Tawi

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Gusmiadirrahman mengungkapkan ini berawal dari pengawasan petugas Bea Cukai Makassar yang sedang bertugas di Pos Lalu Bea Daya, pukul 16.30 WITA yang memeriksa barang kiriman pos.

"Dari hasil tampilan X-Ray didapati tampilan yang mencurigakan atas barang pada salah satu paket EMS dengan nomor EE 051xxx MY dimana paket tersebut diberitahukan sebagai boneka, atas barang tersebut dilakukan pemeriksaan secara mendalam dan didapati 10 butir pil warna hijau didalam boneka,” paparnya.

BACA JUGA: Bea Cukai dan Karantina Menggagalkan Penyelundupan 35 Ekor Burung Dari Malaysia

Kemudian dilakukan pemeriksaan pendahuluan dengan narkotest dan didapati hasil ecstasy. Dari situ dibentuklah tim yang beranggotakan Bea Cukai Makassar, Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, dan BNNP Sulsel.

Gusmiadirrahman melanjutkan, pada Sabtu (21/9) dilakukan control delivery oleh tim gabungan di mana pada pukul 20.30 WITA barang tersebut diambil TIP alias Mike.

BACA JUGA: Malaysia Larang Penayangan Film Jennifer Lopez Berjudul Hustlers, Tentang Apa ya?

Dari hasil interogasi tersangka mengambil barang tersebut atas perintah dari salah satu narapidana di Rutan Gunung Sari berinisial Y sebagai bandar dan pengendali kurir bernama RF.

Atas penindakan tersebut tim gabungan berhasil mengumpulkan barang bukti sepuluh butir pil berwarna hijau dengan bentuk granat, satu buah handphone merek Oppo, resi pengiriman EMS Malaysia pos internasional, serta bukti pendukung.

“Dalam kasus ini, pelaku diserahkan dan tengah dalam penanganan BNNP Sulsel untuk ditindaklanjuti. Sinergi ini merupakan wujud nyata yang harus senantiasa dijaga dan ditingkatkan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif narkotika,” pungkasnya. (adv/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bea Cukai  

Terpopuler