Ada Peserta Tes PPPK Guru Tahap 2 Menghadapi Masalah Serius, Ke Mana Mengadu?

Selasa, 07 Desember 2021 – 14:38 WIB
Tes PPPK 2021. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Tes PPPK guru tahap 2 sudah dimulai hari ini, 7 sampai 10 Desember 2021.

Namun, ada sejumlah masalah yang terjadi, antara lain calon peserta tes melahirkan dan terdampak erupsi Gunung Semeru.

BACA JUGA: Info Terkini dari Kepala BKN soal NIP PPPK Guru, Honorer Jangan Panik

"Ada anggota kami yang melahirkan hari ini, tetapi jadwal tesnya besok (8/12). Sekarang kebingungan mau melapor ke mana agar bisa ikut ujian susulan," tutur Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Sumatera Selatan Susi Maryani kepada JPNN.com, Selasa (7/12).

Guru honorer yang melahirkan ini, kata Susi, sangat bersemangat untuk ikut tes.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Ada Kabar Baik dari Kemendikbudristek, Gaji PPPK Angkanya Fantastis, PNS Jangan Kecewa

Walaupun kondisinya belum fit, tetapi demi status ASN PPPK akan berusaha semaksimal mungkin.

"Mudah-mudahan ada kebijakan bagi kawan kami ini dan bisa lulus passing grade," ucapnya.

BACA JUGA: Ini Jumlah Pagu DAU 2021 untuk Formasi PPPK Guru per Daerah, Silakan Cek

Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih juga tengah berduka karena ada beberapa kawannya yang terkena musibah erupsi Gunung Semeru. Di satu sisi mereka harus belajar, tetapi ada ketakutan terjadi erupsi lagi.

Heti hanya berharap para guru honorer yang berada di wilayah lokasi bencana seperti di Lumajang diberikan kebijakan khusus untuk mengikuti ujian susulan.

"Ini ada beberapa yang mengeluhkan tidak bisa tes karena lokasi ujiannya tertimbun material erupsi Gunung Semeru," ujarnya.

Yang membuat Heti terharu kawan-kawannya berusaha siap menghadapi tes PPPK guru tahap 2  walaupun dalam situasi sulit.

"PPPK magnet besar bagi guru honorer. Semoga yang sudah lulus tahap I, bisa lulus lagi di seleksi kedua ini dan diberikan formasi," pungkas Heti. (esy/jpnn)

 

 

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Soetomo
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler