Ada yang Ambil Keuntungan di Isu Kepulangan Rizieq

Sabtu, 17 Februari 2018 – 20:47 WIB
Habib Rizieq. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Salah satu pendiri Presidium 212 Faizal Assegaf mengatakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak akan pulang pada 21 Februari 2018.

Menurutnya, hanya pihak yang berakal pendek dan mencari keuntungan semata yang mengklaim Rizieq pulang pada waktu itu.

BACA JUGA: Anies Baswedan Disebut Intens Komunikasi dengan Habib Rizieq

"Saya bisa memprediksi kesiapan-kesiapan, maupun situasi yang ada ini. Agak sulit untuk mengatakan Habib Rizieq itu datang hanya karena kelompok pengusung logika akal pendek ini yang memang punya kebiasaan yang kemudian semangatnya pemarah, tidak ada kajian strategis, diskusi-diskusi yang harmonis," kata dia dalam diskusi bertajuk Isu Kedatangan Habib Rizieq dan Potensi Gaduh di Tahun Politik yang akan digelar di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (17/2).

Menurutnya, ada pihak yang tak bertanggung jawab yang menggoreng isu kepulangan Rizieq dari Arab Saudi.

BACA JUGA: Habib Rizieq Diminta Meniru atau Belajar dari Ahok

"Dalam bahasa aktivis itu umpan pressure terhadap aparat keamanan dan pemerintah terkait isu datang atau tidak datang ini untuk mengais keuntungan politik dan keuntungan finansial," kata dia.

Faizal mengaku kerap berkomunikasi terkait dengan kondisi Rizieq. Rizieq, menurut dia, tengah menjalani istikharah untuk memutuskan kepulangannya ke Indonesia.

BACA JUGA: MUI: Habib Rizieq Berhak Dapat Perlindungan

"Istikharah ini kan meminta petunjuk dari Allah SWT. Tidak mungkin Tuhan memberi petunjuk yang memberi pintu masuk terhadap kekacauan bersosial, kekacauan umat, dan lain-lain," jelasnya.

Dia menambahkan, jika sudah mendapatkan jawaban tersebut, pasti Rizieq akan pulang ke Indonesia.

Namun, dia menyayangkan, kelompok-kelompok yang saat ini bersuara di ruang publik menggunakan isu itu sebagai keuntungan pribadi.

"Mereka mengklaim 21 Februari, Habib Rizieq dipastikan datang ke Indonesia, kemudian mereka meralat itu bukan permintaan Habib, tapi permintaan sekelompok orang. Setelah kami bereaksi, mereka perhalus dengan mengatakan itu permintaan masyarakat. Sampai sini ada beredar foto tiket boarding pass, setelah kami mengatakan itu hoaks, Eggy Sudjana mengatakan juga itu hoaks. Jadi dia yang menyebarkan, dia yang membantah," tandas dia. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Eggi Sudjana Bilang Tiket Kepulangan Habib Rizieq Hoaks


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler