Adhi Karya Kesulitan Tagih Utang Rp 200 Miliar ke Pemda Riau

Senin, 15 September 2014 – 16:26 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Utama PT Adhi Karya Kiswodarmawan berkisah bahwa pihaknya mengalami kesulitan dalam menagih utang pada Pemda Riau. Hingga saat ini, perseroan belum menerima pembayaran utang sebesar Rp 200 miliar dari Pemda Riau. Hal itu dikisahkan Kiswo pada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Ditegaskan Dahlan bahwa seluruh direksi Adhi Karya sudah bertekad ingin membersihkan citra perseroan akibat kasus proyek Hambalang, salah satunya yakni dengan menolak menyogok atau memberi sogokan.

BACA JUGA: Perusahaan Investasi Jepang Caplok Bank Mutiara

"Tadi pagi, Dirut Adhi Karya menemui saya melaporkan bahwa tagihannya sebesar Rp 200 miliar di Pemda Riau masih belum dibayar, karena Adhi menolak menyogok 5 persen," ungkap Dahlan melalui pesan singkat pada JPNN, Senin (15/9).

Lebih lanjut Dahlan jelaskan bahwa Pemda Riau memang memiliki utang ratusan miliar kepada beberapa BUMN, salah satunya Adhi Karya. Kata Dahlan, umur utang itu sudah lebih dari dua tahun, sehingga sangat menggangu keuangan perusahaan.

BACA JUGA: Bursa Masih dalam Tekanan

"Semua itu adalah proyek-proyek yang berkaitan dengan prasarana PON di Riau beberapa tahun lalu. Waktu itu sebenarnya Adhi dan BUMN lain tidak mau meneruskan proyek tersebut karena pembayaran yang seret. Terutama setelah beberapa pihak di Riau ditangkap KPK, termasuk anggota DPRD," paparnya.

Namun akhirnya, pemerintah pusat dalam rapat-rapat yang dipimpin Menko Kesra memerintahkan agar Adhi dan BUMN lain terus menyelesaikan proyek agar PON tetap bisa berlangsung di Riau sesuai dengan jadwal.

BACA JUGA: Penghapusan Airport Tax Sudah Bisa Diterapkan

"Kiswo bilang pada saya, waktu itu kami dijanjikan pasti akan dibayar. Namun ternyata pembayaran tidak pernah dilakukan. Upaya menagih terus dilakukan, namun selalu dikatakan menunggu persetujuan penganggaran oleh DPRD propinsi Riau. Karena ternyata DPRD tidak juga menganggarkan pada tahun berikutnya," beber Dahlan. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cicilan Emas Mudahkan Konsumen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler