Adik Lihat Sang Ayah Buang Mayat Abangnya ke Semak

Kamis, 23 Februari 2017 – 15:46 WIB
Tersangka MS diapit Kopolres Humbahas AKBP Nicolas Ari Lilipaly didampingi Waka Polres Kompol R Hutabarat, Kasat Reskrim AKP Jhonsar Banjarnahor dan jajarannya saat diboyong ke mapolres di Lintongnihuta. Foto: newtapanuli/jpg

jpnn.com - jpnn.com - Polres Humbahas akhirnya berhasil mengungkap misteri pembunuhan Aldi Sibarani, 10, di Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut.

Pelakunya ternyata ayah korban sendiri, MS, 36. Ini terungkap atas keterangan Andre Sibarani, 6, anak bungsu pelaku, yang menyaksikan ayahnya menganiaya korban. Bahkan, dia melihat abangnya dibuang ke semak-semak.

BACA JUGA: Umi Kalsum Ternyata Tewas Dibunuh Pacar

Informasi dihimpun New Tapanuli (Jawa Pos Group), Rabu (22/2), pembunuhan berawal dari kekesalan MS karena Aldi tak kunjung pulang saat disuruh membeli rokok ke warung.

Dan, semua perbuatannya itu bahkan diakui pelaku di hadapan polisi dan wartawan setelah ia ditangkap pada Selasa (21/2).

BACA JUGA: Tragedi Akibat Keseringan Kirim SMS ke Istri Orang Lain

”Istri saya kerja sebagai tukang jahit di Medan dan tinggal bersama putri sulung saya dan anak bungsu saya di sana. Saya curiga dia ada selingkuh dengan pria lain. Pas mau balik ke Medan pada hari Minggu pagi itu, dia diantar anak abang saya ke Doloksanggul.

“Tapi tidak ke loket bus tujuan Medan. Dia diantar ke depan Polsek Doloksanggul. Itu yang dikatakan anak abang saya. Setelah saya telepon melalui handphone, katanya menunggu angkutan. Dan, baru sore dia berangkat ke Medan. Kemudian saya kesal lagi karena anak saya Aldi itu. Jadi, saya kalap,” jelasnya.

BACA JUGA: Diduga Dendam, Warga Mandau Tewas Dibacok Membabi Buta

Dia menceritakan bahwa pada Minggu (12/2) sekira pukul 17.00 WIB, dia menyuruh anaknya membeli sebungkus rokok ke salah satu warung yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah mereka usai makan bersama adik korban, Andre Sibarani.

Namun, berselang setengah jam ditunggu, Aldi tak kunjung datang dan MS pun mulai kesal.

Selanjutnya, pria yang bekerja sebagai supir angkutan umum ini menanyakan seorang pengendara yang kebetulan melintas dari depan rumahnya, apakah bertemu dengan Aldi.

Tapi pengendara tersebut mengaku tak melihat Aldi. MS kemudian masuk ke rumahnya dan menunggu sekitar tiga menit. Tapi Aldi tak kunjung datang.

Kemudian, MS meminjam sepedamotor tetangganya untuk mencari Aldi ke arah warung. Sesampainya di warung, MS kemudian bertanya kepada pemilik warung apakah benar anaknya membeli rokok dari warung tersebut. Oleh pemilik warung mengaku bahwa Aldi benar telah membeli rokok dari warung tersebut.

Mendapat informasi tersebut, MS kemudian pulang ke rumahnya. Namun, sesampainya di rumah, Aldi tidak berada di sana. Ditunggu lima belas menit kemudian, Aldi tak kunjung datang. MS pun berinisiatif mencari Aldi dengan mobil angkutan umum miliknya bersama anak bungsunya, Andre.

Namun, di perjalanan, Aldi tiba-tiba keluar dari arah semak belukar hingga tertabrak mobil yang dikemudikan MS. Kaget, MS pun memberhentikan mobil yang dikemudikannya lalu turun melihat anaknya yang sudah terduduk di belakang mobil.

Saat itulah MS emosi hingga memukul, mencekik leher, membenturkan kepala anaknya ke badan mobil, bahkan memijak perutnya hingga terkapar.

Setelah terkapar, ia kemudian menggendong korban dan memasukkannya ke jok belakang mobilnya untuk dibawa ke salah satu pos kesehatan yang ada di desa itu, tapi ternyata korban sudah tak bernyawa.

“Dari pengakuan anak bungsu inilah kita langsung mengamankan MS ke Mapolres Humbahas kemarin dan kita tetapkan sebagai tersangka,” terangnya. (bl/ms)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sidang Pembunuhan Mau Dipindah, Kejari Didatangi Massa


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler