Aduh, Warga di Karimunjawa Masih Kesulitan dapat BBM

Selasa, 03 Januari 2023 – 00:40 WIB
Kondisi cuaca di laut utara yang belum kondusif membuat masyarakat di Karimunjawa, Kabupaten, Jawa Tengah kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JEPARA - Kondisi cuaca di laut utara yang belum kondusif membuat masyarakat di Karimunjawa, Kabupaten, Jawa Tengah kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite maupun lainnya.

"Hingga hari ini (2/1) saya belum mendapatkan BBM jenis pertalite maupun lainnya untuk diisi ke kendaraan karena sudah ke sejumlah tempat penjual eceran ternyata kosong semua," kata salah satu warga Karimunjawa Jasmar dihubungi via telepon, Senin.

BACA JUGA: Pertamina Apresiasi Pembayaran Dana Kompensasi BBM TW III 2022

Dia menambahkan ada pihak swasta yang menjual BBM jenis pertamax dengan harga Rp 18.000 per liter, tetapi antreannya cukup panjang.

Dia mengakui ikut antre mendapatkan pertamax.

BACA JUGA: Kapolsek Gunung Megang Dicopot Buntut Meledaknya Gudang BBM Ilegal

Namun, saat tiba gilirannya ternyata sudah habis karena tidak ada pembatasan pembelian, sehingga yang antre lebih awal membeli dalam jumlah banyak.

Untuk menghemat BBM yang ada di kendaraan, dirinya membatasi aktivitas di luar rumah agar tidak kehabisan BBM.

BACA JUGA: Jelang Tahun Baru, Pertamina Pastikan Kesiapan Layanan BBM & LPG di Jalur Pansela

"Informasinya Pemprov Jateng mendatangkan kapal perang untuk membantu distribusi BBM juga kami tunggu karena sejak 26 Desember 2022 stok pertalite sudah habis," ujarnya.

Camat Karimunjawa Muslikin menambahkan pasokan BBM sudah habis semua, termasuk dexlite yang sebelumnya masih tersedia di SPBU saat ini sudah habis.

Sementara itu pertalite di SPBU, kata dia, habis sejak Minggu (26/12), sehingga aktivitas masyarakat tidak bisa leluasa.

Sebab, mereka hanya mengandalkan sisa BBM yang ada tangki kendaraan.

Terkait dengan rencana pengiriman pasokan BBM bersama kebutuhan pokok masyarakat menggunakan kapal KRI, kata dia, informasinya berangkat Rabu (4/1).

Berdasarkan data dari PT Pertamina BBM jenis pertalite yang akan dikirim sebanyak 40 kiloliter serta biosolar sebanyak 95 kiloliter.

Meskipun kapal sudah memuat kedua jenis BBM tersebut, namun belum bisa berlayar karena cuaca yang belum mendukung. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bantu Para Ojol, Gerbong Pecinta Sandiuno Pemalang Bagikan Voucer BBM Murah


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler