Ah Nelayan Kok Masih Bandel Sih

Kamis, 02 Juni 2016 – 12:29 WIB
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos.Com

jpnn.com - TANJUNG REDEB- Nelayan di Kabupaten Berau masih bandel. Mereka masih mengunakan bom dan bius untuk menangkapikan. Hal itu tentu saja bisa merusak ekosistem di perairan Pulau Mataha dan Bilang-Bilangan.

Koordinator Pro Fauna Borneo Berau Bayu mengatakan, aksi yang dilakukan nelayan itu membuat separuh ekosistem laut menjadi rusak berat. Terutama terumbu karang dan biota laut lainnya.

BACA JUGA: Bunuh Diri Pertama Gagal, Kedua Tak Berhasil, Ketiga....

Padahal, salah satu sektor andalan di Kabupaten Berau untuk menikatkan ekonomi masyarakat yakni ekosistem laut. Sebab, aktivitas masyarakat di pesisir pantai pada umumnya berprofesi nelayan.

“Banyak laporan kalau sering nelayan di sana tangkap ikan pakai bom ikan. Itu merusak lingkungan laut dan merusak biota laut,” kata Bayu pada Kaltara Pos (JPN Group), Rabu (1/6).

BACA JUGA: Belasan PSK di Brebes Terjaring Razia, Nih Fotonya...

Dari hasil investigasi yang dilakukan, pelaku pemboman menggunakan tiga sampai empat kapal yang berkonstruksi kayu. Selain itu, ada juga tiga sampai enam perahu sampan untuk menyisir lokasi yang akan dilakukan pemboman ikan. (azs/jos/jpnn)

BACA JUGA: Kabar Buruk untuk Honorer, Aduuhh...

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dor! Polisi Tembak Otak KKB yang Bunuh 9 Orang di Puncak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler