Aher: Semoga Ini Tanda Kebangkitan Umat Islam

Selasa, 13 Desember 2016 – 00:55 WIB
Ribuan umat muslim berdoa bersama sebelum melakukan Salat Subuh berjamaah, saat mengikuti Gerakan Salat Subuh Berjamaah, di Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (12/12). Foto: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG – Salat Subuh berjamaah di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Jalan Diponogoro, Kota Bandung, Senin (12/12), diikuti ribuan umat Islam dari berbagi daerah di Jawa Barat.

Sejak pukul 03.00 WIB, ribuan umat Islam mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan orangtua baik laki-laki atau perempuan terus berdatangan dan menempati setiap sudut ruangan Masjid Pusdai.

BACA JUGA: Lihat tuh Penampilan Pasukan Dunia Maya

Turut hadir orang nomor satu di Jawa Barat, Ahmad Heryawan didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizwar, serta Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Tak hanya pejabat, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Ustaz Bahtiar Nasir dan perwakilan FPI Sobir Lubis dan KH Abdullah Gymnastiar, beserta sejumlah ulama lainnya juga hadir.

BACA JUGA: Panglima TNI: Bila Perlu Sampai 2018 di Sini

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, yang menjadi penceramah Salat Subuh merasa terharu melihat antusias warganya yang datang untuk shalat berjamaah.

"Saya terkesan dengan animo dan semangat beribadah warga semata untuk bersujud kepada Allah SWT," ucap Aher sapaan akrab Gubernur Jawa Barat saat ceramah.

BACA JUGA: Di Aksi 1212, Kapolri Beri Pesan ke Muslim Bandung Soal Hari Raya Natal

Melihat banyaknya jamaah yang hadir, Aher mengatakan, gelora salat Subuh berjemaah jangan sampai padam dan hanya berlangsung pada moment-moment tertentu. Melainkan harus menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari saat beribadah.

"Insya Allah Salat Subuh berjamaah akan dirutinkan, mungkin satu bulan sekali untuk menghadirkan kebersamaan antarumat muslim sedangkan setiap hari bisa dilaksanakan di masjid-masjid terdekat," jelasnya.

Aher menyampaikan, semangat kebersamaan seperti Salat Subuh berjamaah kali ini semoga bisa menjalar di daerah lain.

"Semoga ini tanda kebangkitan umat Islam di Indonesia dan dunia, mudah-mudahan semangat islami seperti ini merupakan langkah awal kebangkitan gairah umat Islam untuk terus maju," paparnya.

Pantauan Radar Bandung (Jawa Pos Group), sejak pukul 03.30 WIB dan menjelang shalat subuh sekitar pukul 04.12 WIB ribuan umat Islam sudah menggelar sajadah di halaman parkir Masjid Pusdai, karena area di dalam masjid tidak cukup menampung jamaah yang hadir.

Senada, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, merespon ajakan dari Gubernur Jawa Barat perihal dirutinkannya Salat Subuh berjamaah, baik itu satu bulan sekali atau setiap hari.

"Saya ingin semangat gelora seperti ini terus terjaga. Di Bandung ada sekitar 4 ribu masjid, yuk… kita sama-sama terus jaga semangat seperti ini," ucap pria yang biasa di sapa Kang Emil.

Kang Emil menyebut, antusiame umat muslim yang datang Salat Subuh kali ini bisa dijadikan modal awal ajakan dan seruan Gubernur Jawa Barat.

Dia menginginkan, kegiatan ini harus dijadikan kebiasaan umat Islam saat beribadah.

Ulama kondang sekaligus pimpinan Ponpes  Darut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menambahkan, gerakan salat subuh berjamaah memang harus berlanjut dan tidak padam sampai di sini.

Lantaran hal tersebut bisa memberikan dampak positif bagi umat Islam baik di Kota Bandung, Jawa Barat, maupun Indonesia.

"Kalau masjid penuh ketika salat Jumat, itu wajar, tapi bila salat Subuh penuh seperti ini di setiap masjid, Subhanallah, begitu indah. Insya Allah, kedepannya kita harus bisa mengajak saudara-saudara kita yang lain untuk datang ke masjid Salat Subuh, agar semangat dan spirit Islami terus terjaga dan tersebar," tandasnya. (arh/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hanya Karena Pandangan Dihajar Anak Anggota Dewan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler