Ahok: Anda Harus Menghargai Pak SBY

Senin, 28 September 2015 – 09:05 WIB
'Koh Ahok'. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar diorama di Monas bisa sampai era Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. 

Hal itu sudah disampaikan Ahok, sapaan Basuki, kepada Unit Pelaksana Teknis Monas.

BACA JUGA: Pengamat Ini Bilang, JK Bisa Reshuffle Jokowi

“Saya sudah bilang sudah harusnya mesti sampai ke pemilihan langsung dong. Pemilihan langsung itu terakhir adalah Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (28/9).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menyatakan, pemilihan langsung adalah bagian dari sejarah Indonesia. Adanya diorama soal pemilihan langsung, sambung Ahok, juga merupakan bentuk penghargaan bagi SBY.

BACA JUGA: Adik Kandung Ratu Atut Hidup Bareng 13 Tahanan

Ketua Umum Partai Demokrat itu menjadi orang nomor satu di Indonesia selama dua periode. Ia menjabat mulai dari 20 Oktober 2004-20 Oktober 2014. “Jadi Anda harus menghargai Pak SBY yang mendapat kepercayaan selama 10 tahun. Nah, ini yang mau kami lakukan,” ucap suami Veronica Tan itu.

Saat ini, diorama yang ditampilkan di Monas hanya sampai tahun 1992. Belum ada perubahan sama sekali sejak pertama kali Monas dibangun. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Hari Ini, Bareskrim Garap Komisioner KY terkait Nama Baik Hakim Sarpin

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aneh, Masih Berkumandang Azan dan Allahu Akbar dari Ponsel Korban Tragedi Mina


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler