Ahok: Reklamasi Adalah Ide Pintar Pak Harto

Kamis, 23 Maret 2017 – 10:53 WIB
Basuki Tjahaja Purnama. Foto: dok/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku, tidak memiliki wewenang untuk memutuskan lanjut tidaknya proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Pria yang karib disapa Ahok itu mengatakan, lanjut tidaknya reklamasi tergantung dari pemerintah pusat. "Itu urusan pusat. Keppres mau dibatalin atau tidak. Bukan saya," kata Ahok, Kamis (23/3).

BACA JUGA: Kalah di Survei LSI Terkini, Ahok: Kita Lihat 19 April

Dalam kesempatan ini, Ahok menjelaskan, awal mula adanya reklamasi. Dia mengatakan, ide reklamasi berasal dari Presiden ke-2 RI Soeharto. ‎Ahok memuji ide Pak Harto mengenai reklamasi.

"‎Reklamasi itu adalah ide pintarnya Pak Harto tahun 1990. Menurut saya Pak Harto tuh cerdas, dia membuat sebuah peraturan semua reklamasi, sertifikatnya punya DKI," tutur Ahok.

BACA JUGA: Heboh! Irma Darmawangsa Bergoyang Demi Ahok-Djarot

Mantan Bupati Belitung Timur itu menyatakan, awalnya ‎reklamasi dilakukan untuk perluasan Tanjung Priok. Sehingga, biaya logistik akan turun. "‎Kalau biaya logistik turun, biaya hidup sehari-hari akan turun," ucap Ahok.

‎Suami Veronica Tan itu mengatakan, reklamasi dilakukan tidak dengan sembarangan. Menurut dia, ada kajian terlebih dahulu yang dilakukan oleh menteri.

BACA JUGA: Nasdem Minta Panwaslu Jangan Lebay soal Istri Ahok

"Reklamasi melalui kajian-kajian menteri. Bahkan, bentuk pulaunya semua dihitung," ‎ujar Ahok.

Proyek reklamasi Teluk Jakarta berubah nama menjadi National ‎Capital Integrated Coastal Development pada 2014. Perubahan itu dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa. Ketika itu, Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai Presiden Indonesia.

Ahok menyatakan, saat itu tidak ada penolakan mengenai reklamasi. Ketika era SBY, juga dilakukan kajian terkait reklamasi. "‎Jadi semua ini berdasarkan kajian, bukan ide saya yang punya reklamasi,"‎ ucap Ahok. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Acara Ahok Show, Nia Dinata: Lucu Banget


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
reklamasi   Ahok  

Terpopuler