Ahok: Semoga Jaksa Diberi Keberanian Nyatakan Kebenaran

Jumat, 07 April 2017 – 20:10 WIB
Terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jalani sidang ke-17 dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Auditorium Kementan, Jakarta, Selasa (4/4). Ahok akan diperiksa bersama dengan pemeriksaan sejumlah bukti, termasuk video rekaman pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Ilustrasi by: Pool/Galih Pradipta/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Terdakwa perkara dugaan ‎penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berharap, jaksa penuntut umum berani menuntut bebas.

Pasalnya, pria yang karib disapa Ahok itu meyakini tidak menodai agama seperti yang didakwakan kepada dia.

BACA JUGA: Ahok Harap Jaksa Berani Tuntut Bebas

"Mudah-mudahan jaksa, tolong kalau bukan karena massa lalu enggak berani tuntut saya bebas," kata Ahok di kantor GP Ansor, ‎Jakarta Pusat, Jumat (7/4).

Calon Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tidak menafsirkan Alquran pada‎ saat mengucapkan mengenai Surah Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu. ‎

BACA JUGA: Kok Polisi Pilih Kasih Pada Ahok dan Sandi?

Dia mengaku cuma mengutip cerita Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Ini kan aku cerita ‎dari Gus Dur, aku ceritain," ucap Ahok.

BACA JUGA: Ibu Kota Negara Akan Dipindah, Begini Komentar Ahok

Karena itu, Ahok berharap Tuhan bisa memberikan keberanian kepada jaksa penuntut umum untuk menyatakan kebenaran. ‎Sebab, menurut Ahok, tidak ada bukti dia melakukan penodaan agama.

"‎Buktinya apa? Enggak ada bukti loh," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.

Persidangan Ahok dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa dijadwalkan berlangsung pada 11 April mendatang. Dalam dakwaan, dia dianggap menghina agama dan ulama. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kata Fahri, Ini Bukti Polda Mengintervensi


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler