Air Mata Ifan Seventeen Terus Menetes...

Rabu, 26 Desember 2018 – 00:45 WIB
Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventen menabur bunga di pusara makam istrinya Dylan Sahara Puteri, Selasa (25/12). Foto: Ari Purnomo/JawaPos.com

jpnn.com - Ifan, vokalis Seventeen, menangis saat menyaksikan pemakaman istrinya, Dylan Sahara Puteri, Selasa (25/12) siang. Pria dengan nama lengkap Riefian Fajarsyah itu terus saja meneteskan air mata saat prosesi pemakaman istrinya yang meninggal akibat tsunami di Tanjung Lesung, Banten.

Sesekali ia terlihat mengusapnya. Prosesi pemakaman Dylan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tamanarum, Ponorogo siang itu dihadiri oleh ratusan pelayat.

BACA JUGA: Kisah Pilu Ifan Seventeen Ingatkan Melly Goeslow pada Suami

Mereka adalah orang tua almarhum, saudara, kerabat, tetangga, teman dan juga warga Ponorogo. Bahkan para pelayat sudah hadir sebelum iring-iringan jenazah tiba di pemakaman.

Sekira pukul 11.30 WIB jenazah tiba di pemakaman. Selanjutnya, prosesi pemakaman dilakukan. Sebelum dimasukkan liang lahat, peti berwarna putih pun dibuka. Jenazah pun dimasukkan ke liang lahat.

BACA JUGA: Dylan Sahara Meninggal Dunia, Prabowo Subianto Ikut Berduka

Usai memakamkan istri tercintanya, Ifan menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat Ponorogo dan juga rekan-rekannya.

"Saya berterimakasih kepada warga, dan saya menyampaikan permohonan maaf. Jika istri saya melakukan kesalahan mohon dimaafkan, dan semoga istri saya mendapatkan tempat terbaik," ucap Ifan dengan suara terbata-bata

BACA JUGA: Ifan Seventeen: Cuma Allah yang Tahu Seberapa Besar Sayangku

Saat menyampaikan hal itu, sesekali Ifan berhenti berucap. Ia menghela napas sembari terus bersikap tegar. Ifan sedikit menceritakan mengenai bencana tersebut.

Dengan suara berat, Ifan menyampaikan bahwa saat itu air datang dengan sangat tiba-tiba. Dirinya pun tidak menyangka hal itu akan terjadi. Bahkan Ifan mengatakan, ketinggian air bah sampai setinggi lima meter.

"Ketinggian air lima meter dan cukup kencang, tembok dengan setebal setengah meter bisa roboh. Lantai bisa tergulung, dan saya terseret," urainya.

Ifan juga mengatakan, dirinya malam itu juga sudah berusaha untuk mencari keberadaan istrinya tersebut. Tetapi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Bahkan dirinya sempat terombang ambing lebih kurang dua jam di lautan.

"Saya terombang ambing di lautan lebih kurang dua jam," ungkapnya. Tetapi, saat ditanya bagaimana dirinya bisa selamat dari amukan air bah malam itu, Ifan langsung meminta maaf kepada awak media dan pamit untuk kembali. (apl/JPC)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Seventeen Menyisakan Sang Vokalis, Ini Perjalanan Kariernya


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler