Airlangga Hartarto, Doa Ulama, Komunitas Pemuda, dan Capres 2024

Rabu, 20 April 2022 – 21:35 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Gus Miftah di Jakarta, Selasa (19/4). Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ramadan 1443 Hijriah atau 2022 Masehi ini tampaknya menjadi momen puasa spesial bagi Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian, yang juga Ketua Umum Partai Golkar.

Dalam beberapa pertemuan dan acara buka puasa bersama yang dihadirinya, Airlangga selalu terlihat bersemangat. Pada saat acara berbuka puasa dengan keluarga besar Partai Golkar (Senin, 18/4), Airlangga dengan sigap, tetapi santai, langsung menawarkan botol air mineral yang segel penutup kemasannya telah berhasil ia buka kepada Akbar Tanjung, mantan Ketua Umum Partai Golkar, sosok legendaris yang duduk di sebelahnya saat waktu berbuka puasa.

BACA JUGA: Komunikasi Politik Tingkatkan Kredibilitas Airlangga di Mata Pemilih

Tokoh politik senior ini terlihat kesulitan membuka segel plastik pada kemasan tutup botol air mineral miliknya saat azan maghrib berkumandang.

Dalam konten video di akun instagram @airlanggahartarto_official terlihat Airlangga dengan sopan mengambil air mineral di tangan Bang Akbar sembari memberikan botol air mineral miliknya yang segelnya telah berhasil ia buka kepada mantan Ketua DPR RI itu. Semuanya terjadi secara spontan.

BACA JUGA: Airlangga Ingatkan Para Pejabat Soal Idulfitri, Penting

Banyak warganet memuji Airlangga di kolom komentar konten tersebut. Akun @lamonta_m menyatakan, "Mantap pak tindakan kecil tapi menyentuh" diikuti dengan jempol.

Sementara @iinsaragi berkomentar lebih panjang dan serius. "Sentuhan kecil ... tapi melambangkan hati dan penghormatan yang besar, penghargaan pada senior dan pemimpin, Pak Airlangga negarawan".

BACA JUGA: Pemikiran Teknokratik Jadi Keunggulan Airlangga dan Golkar pada Pemilu 2024

Terkait dorongan menjadi presiden, Ramadan tahun ini menjadi momen spiritual bagi tokoh politik kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962 tersebut.

Dalam beberapa kali acara bukber yang dihadiri, Airlangga bertemu sejumlah ulama dan langsung didoakan untuk terpilih menjadi presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Satu diantaranya adalah Habib Usman Bin Yahya. Doa yang disampaikan pimpinan Majelis Bin Yahya Daarul Fadhililah, Cisarua Bogor ini disampaikan saat buka bersama dan santunan anak yatim Ormas MKGR, Minggu (17/4).

"Saya hajatkan doanya, saya titipkan satu di hatinya, Ya Allah jadikanlah Bapak Haji Airlangga Hartarto Presiden Republik Indonesia," tutur Habib Usman dalam doanya.

Begitu pula saat bertemu dengan mubaligh muda Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. Dai kondang ini memberi tausiyah Ramadan yang diinisiasi oleh komunitas anak-anak muda kreatif pada Selasa (19/4) di Jakarta.

Gus Miftah meminta agar anak muda mencontoh sosok Airlangga. Ia berpesan jangan hanya melihat kesuksesan seseorang dari hasil akhir, tapi lihat juga proses dan kerja kerasnya. "Kita bisa lihat Pak Menko yang tidak pernah menyerah pada keadaan, tapi terus mencari solusi", ujarnya.

Dalam acara tersebut, mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM ini memberikan banyak nasihat kepada para anak muda milenial.

Anak muda harus selalu menjadi pelopor dalam perkembangan zaman. Sebagai pemimpin, anak muda berani terjun dan menjadi pelaku langsung untuk memulai berbagai inisiatif positif.

"Anak muda itu harus berani memulai, menghasilkan banyak karya. Karena pembangunan di negeri kita ini dilakukan dengan karya, bukan dengan gaya," ujarnya yang disambut dengan tepuk tangan riuh anak-anak muda komunitas, Selasa (19/4).

Mantan Menteri Perindustrian ini menambahkan pemerintah sudah banyak meluncurkan program untuk memulihkan perekonomian nasional. Tinggal bagaimana para anak muda mau untuk menjadi pelaku dan penggerak, tidak hanya penonton.

"Anak muda didorong untuk lebih banyak yang terjun menjadi wirausaha, itu kuncinya," ujar Airlangga Hartarto. Banyak program pemerintah yang sudah digulirkan, yaitu, program santripreuneur, UMKM, KUR dan program perlindungan sosial lainnya.

Salah satu tokoh muda yang hadir dalam dialog tersebut adalah Ketua HIPMI Jaya, Fahri Iswahyudi. Dia melihat Airlangga sebagai Capres 2024 yang cukup berpotensi dan layak di mata anak muda.

Menurutnya, Airlangga bukan hanya bermodalkan popularitas dan pencitraan. Namun lebih pada kinerja, kapasitas dan integritas. Ia mengapresiasi program yang dilakukan oleh Airlangga sebagai komandan tim ekonomi Presiden Jokowi.

"Dunia usaha butuh kepastian, anak muda butuh lapangan pekerjaan, menurut kami berbagai kebijakan ekonomi di era pandemi ini berupaya menjaga momentum pemulihan bisa tetap terjaga. Kami melihat, Pak Airlangga sudah melakukan itu," urainya.

Sebelumnya, secara terpisah, pengamat ekonomi-politik Universitas Sumatera Utara, Syafrizal Helmi memberi pujian khusus terhadap ketenangan dan kapasitas kepemimpinan Airlangga.

Walaupun sektor perekonomian masih memiliki banyak tantangan, namun secara perlahan ekonomi nasional mampu melewati masa krisis pandemi dan membangun fondasi untuk bangkit.

“Keberhasilan program pemerintah ini tentu tidak bisa dilepaskan dari kemampuan manajerial dan karakter kepemimpinan sosok menteri yang mampu menjalankan arahan presiden, serta mampu mengkoordinasikan berbagai sektor ekonomi. Dalam hal ini Airlangga Hartarto sebagai menko perekonomian, dan juga Ketum Golkar, dengan faktor ketenangan, kecerdasan dan tanpa kegaduhan saya pikir memiliki nilai plus sebagai calon presiden di mata rakyat," ujar Syafrizal, Selasa (19/4).

Selain sosok Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang kerap disebut-sebut lembaga survei sebagai Capres dengan elektabilitas tinggi, maka dengan semakin munculnya nama Airlangga Hartarto saat ini publik memiliki perspektif yang lain untuk sosok presiden RI 2024 paska Jokowi.

Bahwa, sosok capres bukan hanya terletak pada faktor popularitas dan elektabilitas semata. Ada variabel penting lainnya, seperti kinerja, prestasi dan karakter kepemimpinan yang kuat.

Faktor soft skill juga penting di mata publik, seperti kepedulian, kesantunan, kemampuan dan ketenangan dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Tak lupa, doa ulama dan dukungan anak muda.

Apalagi isunya dalam pemilu ke depan adalah isu ekonomi, digitalisasi, UMKM dan lapangan kerja. Berkah Ramadan 2022 menjadi peluang bagi Airlangga dan Partai Golkar menuju Pilpres dan Pileg 2024. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler