Ajinomoto Indonesia Berkomitmen Kurangi Penggunaan Air Hingga 35 Persen

Rabu, 31 Maret 2021 – 21:29 WIB
Ajinomoto. Foto dok Shutterstock

jpnn.com, MOJOKERTO - PT Ajinomoto Indonesia berkomitmen mengurangi penggunaan air hingga 35 persen.

Komitmen ini juga sebagai bentuk partisipasi dalam program pemerintah Indonesia dan program dari Ajinomoto Co., Inc.

BACA JUGA: Ajinomoto Indonesia Olah Limbah Cair Menjadi Air Bersih

Serta menjaga ketersediaan air dalam skala regional, untuk mengatasi keterbatasan sumber daya air akibat peningkatan konsumsi air, terutama saat masa pandemi.

Deputy Factory Manager PT Ajinomoto Indonesia Pabrik Mojokerto Hariyono mengatakan pihaknya berkomitmen menggunakan air sehemat dan seefisien mungkin dalam semua proses produksi.

BACA JUGA: Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Sudah Buat Kesepakatan Jika ada yang Meninggal Duluan

Hariyono menjelaskan, sebelum ada Proyek Perbaikan Pengelolaan Air Limbah (WMI), PT Ajinomoto Indonesia- Pabrik Mojokerto memanfaatkan sekitar 5.600.000 KL / tahun.

“Sekarang hingga akhir FY 2020 perkiraannya sekitar 3.600.000 KL / tahun. Artinya kami berhasil mengurangi air hingga 35 persen,” ujar Hariyanto.

BACA JUGA: BGR Logistics Bakal Launching Pusat Data Komoditas Nasional

Hal ini menurutnya cukup menggembirakan, karena meski dengan mengurangi penggunaan air hingga 35 persen, kemampuan produksi MSG (Monosodium Glutamat) dan seasoning lain masih bisa meningkat.

Salah satu cara untuk melakukan penghematan adalah dengan meningkatkan kualitas air dalam proses produksi.

“Kami sedang mengerjakan kegiatan reduce, reuse, recovery, dan recycle untuk penggunaan air di setiap aktivitas yang ada. Recovery process mengoptimalkan kualitas air sehingga tidak banyak terbuang. Kami juga melakukan upaya recycle air dalam proses produksi,” ungkapnya.

Sementara, Firdaus Ali Staf Khusus Menteri Sumber Daya Air PUPR menyatakan saat pandemi Covid-19 penggunaan air bersih meningkat tiga kali lipat.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia mengapresiasi seluruh sektor industri yang terus berkomitmen mengurangi konsumsi air.

"Bisa jadi karena masyarakat mencuci tangan beberapa kali sehari dan bersih menggunakan air, jadi mereka tidak Tidak disadari konsumsinya cukup tinggi,” kata Firdaus.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PT PP Cepat Tanggap Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler