Akibat Cinta Terlarang, Perempuan Muda Hampir Dikubur Hidup-hidup

Dibawa dari Jakarta ke Cirebon

Jumat, 13 Mei 2016 – 07:27 WIB

jpnn.com - CIREBON - Seorang wanita nyaris dikubur hidup-hidup oleh sekelompok pria di kompleks pemakaman Desa Tuk Karangsuwung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis dini hari (12/5) sekitar pukul 03.00. Selidiki punya selidik, korban rupanya hendak dihabisi atas pesanan seseorang.

Wanita itu awalnya dibawa ke kompleks pemakaman oleh tujuh orang laki-laki untuk dikubur. Namun para pelaku batal melakukan niat tersebut. Malahan mereka memutuskan membuang korban di semak-semak area pemakaman.  

BACA JUGA: MERINDING! Korban Bau Kencur, 3 dari 8 Pelaku Masih SD

Beruntung ada warga sekitar yang melihat wanita itu dibuang. Korban pun ditolong warga yang juga segera melaporkan penemuan itu ke aparat. Tak lama, empat pelaku pun langsung dibekuk polisi.

“Saat (pelaku) akan mengubur korban, ternyata masih hidup. Mereka ketakutan dan lari. Warga lapor, kami turun dan langsung selidiki sekaligus menangkap empat orang,” terang Kapolres Cirebon AKBP Sugeng Haryanto saat menyambangi Mapolsek Lemahabang, Kamis (12/5).

BACA JUGA: ASTAGA! Siswi SMP Korban Cabul Geng SD-SMP, Sejak 9 Tahun Lalu

Para pelaku antara lain FM, FI, FD, dan WA adalah warga Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Mereka mengaku disuruh oleh seorang bos yang diduga berada di Jakarta untuk megubur korban dengan bayaran Rp 10 juta.

Masih dari keterangan empat pelaku, korban dibawa dari Jakarta oleh orang yang menyuruh mereka. Ketika tiba di Kota Udang, korban dalam kondisi sudah dibius dan kemudian dicekik. "Karena disangka sudah meninggal, diserahkan kepada 7 orang itu untuk dikuburkan. Mereka mengaku diiming-imingi uang Rp10 juta,” tambah kapolres. 

BACA JUGA: BEJAT! Empat Pria Perkosa Remaja 13 Tahun di Kuburan

Para pelaku juga menyebutkan bahwa ada motif asmara di balik kasus ini. “Dari keterangan pelaku, jika memang korban tidak meninggal, maka orang yang nyuruh itu tidak bisa menikah," ujar dia.

Saat ini, lanjut AKPB Sugeng, korban berada di IGD RSUD Gunung Jati untuk menjalani perawatan. Menurutnya, pengembangan akan dilakukan setelah kondisi korban sudah cukup sehat untuk diwawancarai. (arn/dri/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Maling Ayam, 7 Tahun Buron, Eh...Tertangkap Juga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler