Aktivis HAM Tewas di Jalur Puncak

Minggu, 16 November 2014 – 03:22 WIB

jpnn.com - BOGOR - Jalur Puncak kembali menelan korban jiwa. Kali ini, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jembatan Gadog, Kampung Pasir Angin, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/11).

Informasi yang dihimpun, awalnya sekitar pukul 01:30 truk jenis Hyundai bermuatan besi dengan nomor polisi B 9301 VQA yang dikemudikan Dede Wawan (42) bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi. Saat di lokasi kejadian, laju truk tak dapat dikendalikan karena kondisi jalan yang menurun dan menikung akibatnya oleng ke kanan dan menyerempet bagian kanan mobil Toyota Avanza nomor polisi B 1506 XN yang datang dari arah berlawanan.

BACA JUGA: Aiptu Yudika Dimakamkan, Istri Langsung Pingsan

"Kejadian begitu cepat, sepertinya rem truk blong soalnya saat itu mesin mobil dalam kondisi dimatikan termasuk lampu tak menyala,” ungkap salah satu korban selamat di mobil Avanza, Dolli Sulistyo (30) kepada Radar Bogor (Grup JPNN). 

Truk kemudian menabrak bagian depan kendaraan lain, yang berada di belakang Avanza yaitu Honda Jazz dengan nomor polisi BM 947 TR yang dikemudikan Guntur Silo Siregar. 

BACA JUGA: Berharap Muncul Anton Medan yang Baru

Tak hanya itu, truk menabrak sepeda motor yang berada di belakang Jazz. Akibatnya, truk, Jazz dan sepeda motor menabrak warung klontong yang ada di sisi sebelah kanan jalan. Akhirnya, ketiga kendaraan tersebut berhenti bertabrakan dengan posisi akhir truk, jazz dan sepeda motor menyangkut di besi pembatas jembatan. 

Melihat peristiwa tersebut, warga sekitar berdatangan dan berusaha membantu mengevakuasi para korban. Evakuasi korban terutama Guntur yang juga atlet karate tersebut paling sulit sebab tubuhnya terjepit.  

BACA JUGA: Anak Temukan Ayah Tewas Bersimbah Darah

"Korban tewas tiga orang penumpang mobil Jazz, sopir truk dan pengendara sepeda motor. Sedangkan, dua orang penumpang Jazz lainnya luka-luka," tutur Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo.

Nama-nama korban yang meninggal diantaranya, Guntur Silo Siregar (pengemudi Jazz), Riki (penumpang Jazz), Robby Sirait (penumpang Jazz). Korban tewas lainnya, Dede Wawan (42) sopir truk beralamat Dusun Cimanggu RT 2/RW 10 Cisaga Ciamis, Jawa Barat dan Sohim (38) pengendara motor asal Kampung Cidahu, Saminten Kedunghejo, Pandeglang, Banten. 

Sementara itu, korban luka berat Simon dan Poltak keduanya penumpang jazz. Selanjutnya, seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi termasuk korban luka dan meninggal dunia. Sekadar diketahui, para penumpang Honda Jazz sengaja ke puncak untuk menghadiri pelatihan hak asasi manusia sebagai anggota Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Jakarta. (rp8/rp2)

Kronologis Kecelakaan Beruntun

*)  Sekitar pukul 01.30, truk bermuatan besi B 9301 VQA dikemudikan Dede Wawan (42) bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi.

*)  Saat berada di Jembatan Gadog, Kampung Pasir Angin kondisi jalan yang menurun dan menikung, membuat truk oleng ke kanan hingga menyerempet bagian kanan mobil Toyota Avanza B 1506 XN yang datang dari arah berlawanan.

*)  Truk kemudian menabrak lagi kendaraan yang berada di belakang Avanza yakni Honda Jazz plat nomor BM 947 TR yang dikemudikan oleh Guntur Silo Siregar, mengenai bagian depan.
 
*) Truk juga menghantam sepeda motor yang berada di belakang Jazz.

*) Truk, Jazz dan sepeda motor menabrak warung klontong yang ada di sisi sebelah kanan jalan dan  menyangkut di besi pembatas jembatan.


Korban meninggal :
- Guntur Silo Siregar (pengemudi Jazz),
- Riki (penumpang Jazz)
- Robby Sirait (penumpang Jazz) 
- Dede Wawan (42) sopir truk warga RT 2/10, Dusun Cimanggu, Ciamis.
- Sohim (38) pengendara motor asal Kampung Cidahu, Pandeglang, Banten.

Korban luka berat : 
- Ketua PBHI Jakarta, Poltak Agustinus Sinaga (penumpang jazz)
- Kadiv Advokasi PBHI Jakarta, Simon F Tambunan (penumpang jazz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Salvo Antar Aiptu Yudika ke Peristirahatan Terakhir


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler