Alasan Susilawati Tega Habisi Nyawa Suami Demi Selingkuhan

Senin, 10 Desember 2018 – 05:47 WIB
Susilawati saat digiring menuju sel tahanan Mapolres Asahan. Foto: Perdana Ramadhan/ Metro Asahan

jpnn.com, ASAHAN - Motif pembunuhan sadis di Asahan, Sumatera Utara, yang menewaskan Rudi Selamat, 45, akhirnya terbongkar. Pelakunya adalah Susilawati istri korban dan selingkuhannya. Keduanya telah berhasil ditangkap di Rokan Hulu, Riau.

Kepada polisi, Susilawati, menyebutkan beberapa bulan yang lalu, suaminya (Rudi) memberikan surat kuasa materai yang berisi kalau dia boleh menikah dengan lelaki manapun, karena saat itu mereka sudah tak ada kecocokan.

BACA JUGA: Cinta Segitiga Berujung Maut di Asahan Akhirnya Terungkap

“Ada pak surat pernyataannya dan ditandatangani kepala desa. Almarhum ini (Rudi) dulunya memang sudah sering menyiksa aku pak. Seperti uang belanja tak dikasih, sering marah dan memukuli saya,” ujar Susi yang mengaku untuk kebutuhan sehari dia harus mencari uang tambahan dengan bekerja di salah satu mini market di Kisaran.

Susi tak tahan. Profesi korban yang hanya anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membuat dapur rumah mereka kadang tak berasap. Sambil tersedu-sedu, Ibu lima anak ini mengisahkan kalau korban jarang menafkahi keluarga.

BACA JUGA: Cinta Segitiga Berujut Maut di Asahan Akhirnya Terungkap

“Aku terpaksa kerja sama orang di warung bakso. Karena almarhum jarang kasih uang. Kalau aku tanya soal uang belanja, aku sering dipukuli,” ujar Susi menceritakan kisah pilu keluarganya itu.

Dengan bekerja di warung bakso, Susi mendapat upah sekitar Rp40 ribu per hari. Disanalah ia sering bertemu dengan pelaku Mahyaruddin yang merupakan pelanggan di warung bakso tempat dia bekerja.

BACA JUGA: Pensiunan TNI Tewas Dihantam Cucu Sendiri dengan Palu

Singkat cerita benih cinta tumbuh. Mayharuddin yang berstatus duda kala itu menaruh hati pada Susi.

Mereka menikah siri. Susi berhasil meyakinkan Mahyaruddin bahwa ia bebas dipersunting pria manapun berbekal surat bermaterai yang ditandatangani korban. Saat peristiwa itu terjadi, Susi tengah hamil dua bulan. Dia mengandung anak Mahyaruddin.

Rupanya cinta Mahyaruddin dan Susi malah semakin membuat korban murka dan sakit hati. Hingga petaka pagi lewat duel maut itu merenggut nyawanya.(per/des)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Serka KC Bunuh Tiga Warga, Kapolda Sumsel Bilang Begini


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler