Aman Abdurrahman: Saya Baru Tahu Beritanya saat Disidang

Jumat, 25 Mei 2018 – 14:27 WIB
Terdakwa kasus bom Thamrin Aman Abdurrahman menjalani sidang pembacaan pleidoi di PN Jaksel, Jakarta, Jumat (25/5). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Oman Rachman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus terorisme, mengakui memang dirinya menganggap aparat penegak hukum dan pemerintah di Indonesia sebagai golongan kafir.

Sesuai pemahaman dia, segala sesuatu yang bukan dari Allah maka thaghut dan tak bisa diikuti atau dipatuhi.

BACA JUGA: Aman Abdurrahman Sebut Anggota DPR Tuhan Jadi-jadian

“Walau saya kafirkan aparat, pemerintah, ketahuilah sampai sekarang saya di rekaman kajian, belum pernah melontarkan seruan ajakan untuk mulai menyerang aparat,” terang Aman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5).

Menurut dia, banyak dalil dalam Islam yang melarang perang karena berbagai pertimbangan. “Rasul saat di Madinah, di Mekah ada banyak orang kafir, tapi tidak ada Rasul menyerukan untuk memerangi mereka. Atas dasar itulah, saya tidak pernah menyerukan,” urai Aman.

BACA JUGA: Aman Abdurrahman Akui Kirim 1.000 WNI ke Syria

BACA JUGA: Aman Abdurrahman Sebut Anggota DPR Tuhan Jadi-jadian

Untuk itu, Aman membantah segala tuduhan bahwa dia adalah dalang aksi teror yang menyasar aparat dan orang-orang non-muslim.

BACA JUGA: Baca Pleidoi, Aman Minta Hakim Tak Ragu Jatuhkan Vonis Mati

“Itu semua saya baru tahu beritanya saat disidang ini,” tambah pimpinan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia ini. (mg1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dentuman Menggelegar, Aman Abdurrahman Santai


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler