Amankan Ade Armando dari Amukan Massa, 6 Polisi Luka-Luka

Selasa, 12 April 2022 – 02:01 WIB
Sejumlah polisi luka-luka saat mengamankan Ade Armando. Foto: Ilustrasi. Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebutkan setidaknya ada enam anak buahnya mengalami luka saat mengevakuasi Ade Armando.

Enam polisi tersebut terluka saat mengamankan Ade Armando dari amuk massa tak dikenal saat demo mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin (11/4).

BACA JUGA: Kabar Terbaru Kasus Oknum Polisi Brigpol Adriansyah yang Membakar Kekasihnya

"Saat anggota kami melakukan evakuasi, massa nonmahasiswa bertambah beringas menyerang anggota sehingga enam anggota kami yang melakukan evakuasi terluka," kata Irjen Fadil Imran, Senin.

Ade Armando juga diketahui menderita luka di bagian kepala akibat dikeroyok massa tidak dikenal tersebut.

BACA JUGA: Bau Busuk Muncul Mendadak, Padahal Sering Dilewati Warga, Bikin Merinding

Fadil mengungkapkan awalnya aksi unjuk rasa berlangsung dengan aman dan kondusif.

Situasi di Komplek Parlemen Senayan setelah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Lodewijk Freidrich Paulus, dan Rahmat Gobel menemui pengunjuk rasa untuk berdialog.

BACA JUGA: Tim Buser Naga Bergerak, Adriansyah yang Dikenal Licin Langsung Ciut

"Namun, setelah diterima dan mahasiswa kembali, ada sekelompok massa yang kami sudah identifikasi melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Ade Armando."

"Korban dipukul, diinjak, dan terluka di kepala sehingga kami melakukan tindakan terukur untuk menyelamatkan nyawa yang bersangkutan," jelas dia.

Insiden pengeroyokan terhadap Ade Armando, kata Irjen Fadil, juga memicu polisi melakukan tindakan tegas membubarkan massa dengan kendaraan taktis water cannon dan gas air mata.

Pihak kepolisian juga mengatakan pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando telah diketahui.

Polisi juga mengultimatum para pelaku untuk segera menyerahkan diri atau akan dilakukan penangkapan terhadap para terduga pelaku.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI.

Dalam aksi tersebut, kelompok yang terdiri dari kumpulan BEM beberapa universitas ini membawa beberapa tuntutan di antaranya penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ade Armando Dikeroyok, Celana Dipeloroti, Moeldoko Geram


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler