Amerta Memasuki Babak Baru Lewat Hejira

Rabu, 24 Juli 2024 – 12:12 WIB
Amerta. Foto: Dok. Amerta/Ayughia

jpnn.com, JAKARTA - Band post-metal asal Jakarta, Amerta menghadirkan single terbaru yang berjudul Hejira.

Lagu yang diproduseri Ricky Siahaan, gitaris Seringai, tersebut menjadi persembahan perdana dari formasi terbaru Amerta.

BACA JUGA: Amerta Melepas Chevron yang Penuh Kekontrasan

Lewat formasi terbaru itu, Amerta bereksplorasi lebih jauh dalam proses kreatif saat menggarap Hejira.

Sebab, lagu itu menjadi karya pertama yang benar-benar dibuat secara kolektif oleh kelima personel.

BACA JUGA: Diproduseri Ricky Siahaan, Amerta Lepas Lagu Bleeker

"Workshop dan brainstorming kami lakukan berkali-kali. Lagu ini sangat menyenangkan untuk dimainkan, terlebih lagi pada alur permainan bass. Seperti beberapa lagu Amerta lainnya, struktur ‘Hejira’ tidak ketebak dan memiliki elemen berbagai genre yang menginspirasi. Dari post-metal, post-hardcore, sampai post-punk," kata pemain bas Amerta, Anida Bajumi, Rabu (24/7).

“Kami mencoba menitikberatkan fokus kami untuk membuat musik yang kohesif," sambung pemain synthesizer, Lody Andrian.

BACA JUGA: Daya Tarik Turnstile di We The Fest 2024

Amerta menganggap vokal merupakan sebagai instrumen, bukan hanya sebagai sarana untuk menyampaikan makna.

Saat rekaman vokal Hejira, personel harus mengosongkan bagian chorus karena ternyata lirik yang ditulis saat itu belum menemukan pelafalan yang dirasa tepat.

"Jadi, Techa Aurellia (vokalis Amerta) mengembangkan alternatif lirik lagi dan dicoba pada sesi rekaman berikutnya," bebernya.

Produser Ricky Siahaan menjadi audiens pertama sekaligus pengarah kreatif saat Amerta mengerjakan Hejira.

Ricky Siahaan memberi masukan pada estetika lirik atau penyampaian yang memiliki sisi anthemic, selengean, atau penuh emosional.

Kehadiran dua personel baru yakni, Techa dan Lody, menjadi sokongan yang segar sekaligus tepat guna bagi pengembangan musik Amerta.

Menurut Anida, karakter vokal Techa begitu kuat, serta nalar Lody dalam bereksplorasi juga luar biasa. Ditambah lagi, kehadiran Ricky Siahaan sebagai produser yang sukses merangkum dan mendorong potensi-potensi Amerta.

"Menurut saya, Ricky punya intuisi dan sensitifitas yang dalam terhadap musik secara general. Hasilnya, membuat keputusannya selalu sangat bijak. Bagi Amerta, sosok Ricky begitu penting karena menjadi penengah yang proporsional terhadap ego masing-masing personel," ucap gitaris Amerta, Raja Panggabean

Amerta memercayakan tugas membuat cover artwork Hejira kepada fotografer Adi Putra, sementara visualizer segera digarap oleh Dena R. Prabandara.

Sejak berdiri pada 2017, Amerta telah merilis beberapa karya seperti single Gehenna, Bleeker, hingga Chevron.

Amerta bakal merekam ulang dua lagu terakhir yang disebutkan di atas.

Lagu tersebut bakal dimasukkan ke album penuh perdana, bersanding dengan Hejira dan lagu terbaru lainnya.

Album Amerta rencana akan dirilis dalam waktu dekat. Bersiaplah! (ded/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler